Update: Kamis, 30 April 2026

GOTO

PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

Rp 54
-1.82%
Volume
92.606.507 lot
MA 5
53
MA 20
53
RSI
58.33
High
57
Low
53
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.82%
Support (10d)
52
Resistance (10d)
58
Volume Trend (10d)
+61.1%
Score
85
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-3.57 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.3)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.091.462 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GOTO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.82%. Area support terdekat berada di sekitar Rp52, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp58.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 54 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 62 - 68 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 51 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

Dalam analisis teknikal saham, salah satu fenomena yang paling mudah dikenali secara visual adalah adanya celah atau ruang kosong pada grafik harga. Fenomena ini dalam terminologi candlestick Jepang disebut Window, sementara dalam istilah Barat lebih populer dengan sebutan Gap. Window bukan sekadar keindahan visual pada chart. Di balik ruang kosong tersebut tersimpan informasi psikologis yang sangat berharga tentang sentimen pasar, kekuatan tren, dan potensi pergerakan harga di masa depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Window (Gap), mulai dari definisi, jenis-jenisnya, psikologi di baliknya, hingga cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Window (Gap)? Window adalah kondisi di mana rentang harga (high dan low) pada suatu periode tidak bertumpuk dengan rentang harga periode sebelumnya. Dengan kata lain, ada "ruang kosong" pada grafik batang...

Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi

Dalam analisis teknikal, volume dan harga adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Biasanya, volume tinggi sejalan dengan rentang harga yang lebar—pergerakan besar didukung oleh partisipasi besar. Namun, ada kondisi yang sangat kontras: volume sangat tinggi tetapi rentang harga sangat sempit. Kondisi ini dikenal sebagai Churning. Churning adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia terjadi ketika pasar sedang dalam proses akumulasi (pemain besar mengumpulkan saham di harga rendah) atau distribusi (pemain besar melepas saham di harga tinggi). Bagi trader yang memahami churning, ini adalah jejak bahwa "smart money" sedang aktif—tanpa menggerakkan harga secara signifikan. Karakteristik Churning Churning adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak tinggi—seringkali 2-3 kali volume rata-rata—tetapi harga hanya bergerak dalam rentang yang sangat sempit. Hasilnya adalah...

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  2. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  3. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  4. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  5. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  6. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  7. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  8. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  9. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  10. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory

TradingView Chart - GOTO