Update: Kamis, 30 April 2026

KIAS

PT. Keramika Indonesia Assosiasi Tbk.

Rp 21
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
21
MA 20
21
RSI
100.00
High
-
Low
-
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume

Dalam analisis teknikal saham, RSI (Relative Strength Index) adalah salah satu indikator momentum paling populer. Namun, RSI memiliki satu "kekurangan": ia hanya memperhitungkan harga, tidak memperhitungkan volume. Padahal, volume adalah konfirmasi penting dalam analisis teknikal. Solusinya adalah Money Flow Index (MFI) – indikator yang bisa dianggap sebagai "RSI yang berbobot volume". MFI menggabungkan konsep RSI dengan volume, menghasilkan indikator yang lebih akurat dalam mengidentifikasi overbought, oversold, dan divergence. MFI dikembangkan oleh Gene Quong dan Avrum Soudack. Indikator ini sering disebut sebagai "Volume-Weighted RSI" karena perhitungannya yang mirip dengan RSI, tetapi menggunakan "typical price" dan "money flow" (aliran uang) yang memperhitungkan volume. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Money Flow Index (MFI), mulai dari cara perhitungan, perbedaan dengan RSI, interpretasi overbought/oversold, divergence (yang sangat...

Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu unik dan mudah diingat karena menyerupai benda sehari-hari. Pola itu adalah Cup and Handle – atau pola "Cangkir dan Gagang". Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh William O'Neil, pendiri Investor's Business Daily. Cup and Handle dianggap sebagai salah satu pola kelanjutan bullish (bullish continuation) yang paling andal dan paling menguntungkan. Pola ini menandakan periode akumulasi yang panjang, diikuti oleh konsolidasi singkat, sebelum harga melonjak ke level yang lebih tinggi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cup and Handle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Cup and Handle? Cup and Handle adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terbentuk di akhir tren turun atau...

The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi

Dalam analisis teknikal, terdapat sebuah fenomena yang dikenal oleh para trader berpengalaman: sebelum pergerakan harga yang besar, seringkali terjadi periode ketenangan. Harga bergerak dalam rentang yang semakin sempit, volume menurun, dan pasar tampak "tertidur". Fenomena ini dikenal sebagai The Compression Pattern (atau sering disebut Volatility Squeeze atau Coil Pattern). Compression Pattern adalah kondisi di mana rentang harga (high-low) terus menyempit dari waktu ke waktu, menciptakan pola segitiga yang meruncing. Pasar seperti pegas yang ditekan—semakin kuat tekanan, semakin eksplosif pelepasan energinya. Ketika kompresi mencapai titik puncaknya, harga akan "meledak" keluar dalam suatu pergerakan besar yang disebut ekspansi (expansion). Bagi trader yang memahami pola ini, compression adalah periode persiapan—bukan untuk entry, melainkan untuk bersiap menangkap breakout ketika harga akhirnya bergerak. Karakteristik Compression Pattern Compression Pattern adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  2. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  3. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  4. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  5. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  6. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  7. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  8. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  9. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  10. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - KIAS