Update: Kamis, 30 April 2026

KMTR

PT. Kirana Megatara Tbk.

Rp 256
-4.48%
Volume
2.102 lot
MA 5
263
MA 20
261
RSI
45.16
High
266
Low
256
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.92%
Support (10d)
240
Resistance (10d)
276
Volume Trend (10d)
+112.7%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.29 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -21 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KMTR saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.92%. Area support terdekat berada di sekitar Rp240, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp276.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 276 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 304, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 240 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari pola Gartley dan Bat, kini saatnya mengenal pola harmonic yang ketiga: pola Butterfly atau pola Kupu-Kupu. Pola Butterfly ditemukan dan dipopulerkan oleh Bryce Gilmore dan kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Larry Pesavento dan Scott Carney. Pola ini dinamakan "Butterfly" (kupu-kupu) karena bentuknya yang simetris menyerupai sayap kupu-kupu yang terbentang. Yang membedakan Butterfly dari pola harmonic lainnya adalah posisi titik D yang sangat ekstrem – berada di luar titik X (bukan di antara X dan A seperti pada Gartley dan Bat). Titik D pada pola Butterfly berada di level 127.2% dari XA, artinya harga bergerak melampaui titik awal pola. Inilah yang membuat pola ini sangat menarik sekaligus berisiko. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Butterfly (baik bullish...

Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

Setelah mempelajari Harami Bullish sebagai sinyal pelemahan tren turun, kini saatnya memahami sisi sebaliknya: Harami Bearish. Jika Harami Bullish diibaratkan sebagai kehamilan yang melahirkan tren naik, maka Harami Bearish adalah kehamilan yang melahirkan tren turun. Pola ini termasuk dalam keluarga candlestick Jepang dengan nama yang unik—Harami yang berarti "hamil" atau "mengandung". Dinamakan demikian karena bentuknya yang menggambarkan sebuah candlestick kecil yang "tersembunyi" di dalam tubuh candlestick besar sebelumnya, seperti seorang ibu yang mengandung bayi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Harami Bearish—pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan harga dari naik menjadi turun, namun dengan cara yang lebih lembut dibandingkan Bearish Engulfing. Apa Itu Pola Harami Bearish? Harami Bearish adalah pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan arah dari bullish (naik) menjadi bearish...

Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan

Dalam analisis teknikal saham, pola Head and Shoulders sudah sangat terkenal sebagai pola pembalikan bearish di puncak tren naik. Namun, tahukah Anda bahwa pola ini juga memiliki versi terbalik yang justru memberikan sinyal beli yang sangat kuat? Pola itu adalah Inverse Head and Shoulders (atau sering juga disebut Head and Shoulders Bottom). Bentuknya terbalik dari versi klasik: kepala berada di bawah, bukan di atas. Pola ini adalah salah satu pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang paling dapat diandalkan dan paling dicari oleh para trader. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Inverse Head and Shoulders, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Inverse Head and Shoulders? Inverse Head and Shoulders adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  2. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  3. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  4. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  5. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  6. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  7. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  8. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  9. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  10. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

TradingView Chart - KMTR