Update: Kamis, 30 April 2026

MBTO

PT. Martina Berto Tbk.

Rp 122
+1.67%
Volume
2.493 lot
MA 5
121
MA 20
116
RSI
71.43
High
124
Low
118
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
118
Resistance (10d)
157
Volume Trend (10d)
+86.9%
Score
65
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
4.27 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (71.4) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 504 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MBTO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 71.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp118, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp157.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 124 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 134 - 140 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 113 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda

Dalam analisis teknikal, moving average (MA) adalah salah satu alat paling dasar dan paling populer. Namun, menggunakan satu MA seringkali tidak cukup — karena MA dengan periode pendek terlalu sensitif, sementara MA dengan periode panjang terlalu lambat. Bagaimana jika Anda menggunakan banyak MA sekaligus? Itulah konsep di balik Rainbow Moving Average. Dinamakan demikian karena visualisasinya yang menyerupai pelangi — sekumpulan garis berwarna-warni yang bergerak bersama. Dengan menggunakan beberapa MA dengan periode yang berbeda (misalnya MA 5, 10, 20, 30, 40, 50, 60), Anda dapat melihat secara sekilas apakah tren sedang kuat (semua garis terpisah rapi) atau melemah (garis-garis mulai menyempit dan berpotongan). Bagi trader yang ingin membaca "ketebalan" dan "kekuatan" tren secara visual, Rainbow Moving Average adalah alat yang sederhana namun sangat informatif. Karakteristik...

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  2. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  3. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  4. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  5. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  6. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  7. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  8. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  9. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  10. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume

TradingView Chart - MBTO