Update: Kamis, 30 April 2026

MENN

PT. Menn Teknologi Indonesia Tbk.

Rp 53
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
53
MA 20
53
RSI
100.00
High
-
Low
-
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang sangat unik karena tidak berupa garis seperti moving average, melainkan berupa titik-titik (dots) yang muncul di sekitar harga. Indikator itu adalah Parabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse). Parabolic SAR dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan ADX. Indikator ini dirancang untuk membantu trader menentukan arah tren saat ini, level stop loss yang ideal, serta potensi titik balik (reversal) harga. Nama "Parabolic" berasal dari bentuk parabolik yang dihasilkan oleh titik-titik SAR ketika diplot pada chart, sementara "SAR" adalah singkatan dari Stop and Reverse – karena indikator ini memberi sinyal kapan harus menghentikan posisi (stop) dan membalik arah (reverse). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Parabolic SAR, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, interpretasi titik-titik...

Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Di antara ratusan pola yang ada, Side-by-Side White Lines tergolong unik dan jarang dibahas, padahal memiliki sinyal yang cukup kuat, terutama dalam kondisi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Side-by-Side White Lines, bagaimana cara mengidentifikasinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading. Apa Itu Side-by-Side White Lines? Side-by-Side White Lines adalah pola tiga candlestick yang terdiri dari: Candlestick pertama: Sebuah long white candle (candle hijau/putih dengan badan panjang) yang muncul di tengah tren naik yang kuat. Candle ini menandakan adanya tekanan beli yang dominan. Candlestick kedua: Sebuah short white candle (candle putih kecil) yang terbentuk tepat di atas harga penutupan (closing price)...

Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, akurasi adalah segalanya. Trader yang sukses tidak hanya mengenali pola, tetapi juga memahami kapan suatu pola memiliki tingkat konfirmasi yang tinggi. Salah satu pola yang menawarkan konfirmasi ekstra adalah Three Outside Up dan Three Outside Down. Pola ini adalah "versi lanjutan" dari pola dua candlestick yang sangat terkenal—Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing—dengan tambahan candle ketiga yang berfungsi sebagai konfirmasi. Jika Engulfing sudah dianggap kuat, maka Three Outside adalah versinya yang lebih kuat dan lebih andal. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Outside Up dan Three Outside Down, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, perbedaan dengan pola serupa, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Outside Up dan Three Outside Down? Three Outside Up dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  2. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  3. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  4. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  5. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  6. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  7. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  8. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  9. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  10. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan

TradingView Chart - MENN