Update: Kamis, 30 April 2026

MINA

PT. Sanurhasta Mitra Tbk.

Rp 338
+4.32%
Volume
2.485.647 lot
MA 5
325
MA 20
313
RSI
62.90
High
342
Low
314
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.37%
Support (10d)
308
Resistance (10d)
358
Volume Trend (10d)
-50.8%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
30.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 120.993 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MINA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp308, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp358.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 338 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 389 - 423 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 321 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

Dalam analisis teknikal saham, ada beberapa pola yang sangat mudah dikenali bahkan oleh trader pemula sekalipun. Salah satunya adalah Double Top. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai dua puncak (top) dengan ketinggian yang kurang lebih sama, seperti dua gunung kembar. Double Top adalah salah satu pola pembalikan bearish (bearish reversal) yang paling terkenal dan paling dapat diandalkan. Pola ini menandakan bahwa tren naik telah kehabisan tenaga dan harga akan berbalik arah menjadi tren turun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Double Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Double Top? Double Top adalah pola pembalikan bearish yang terbentuk di akhir tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua puncak dengan ketinggian...

The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil

Dalam analisis teknikal, salah satu pengalaman paling membuat frustrasi bagi trader adalah ketika harga tampaknya akan breakout—menembus level resistance atau support penting—hanya untuk segera berbalik arah dan menjebak mereka yang masuk di "breakout" tersebut. Fenomena ini dikenal dengan berbagai istilah: false breakout, fakeout, atau The False Bar. The False Bar adalah pola candlestick spesifik yang mengindikasikan bahwa breakout yang terjadi kemungkinan besar palsu dan harga akan kembali ke dalam rentang konsolidasi atau bahkan berbalik arah. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin menghindari jebakan breakout dan justru memanfaatkannya untuk entry di arah yang berlawanan. Karakteristik The False Bar The False Bar adalah sebuah candlestick yang tampak seperti akan melakukan breakout (menembus level resistance atau support), tetapi gagal bertahan dan ditutup kembali di dalam...

Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu

Dalam dunia analisis teknikal, hampir semua chart yang Anda kenal memiliki satu kesamaan: sumbu waktu. Chart candlestick, bar chart, line chart – semuanya menempatkan waktu sebagai komponen fundamental. Setiap candle mewakili periode waktu tertentu: 1 menit, 1 jam, 1 hari, 1 minggu. Namun, ada satu jenis chart yang membuang konsep waktu sepenuhnya. Ia tidak peduli apakah harga bergerak dalam 1 menit atau 1 bulan. Yang ia pedulikan hanyalah seberapa besar harga bergerak. Chart itu adalah Renko Chart, juga dikenal sebagai pola bata (brick chart). Renko berasal dari kata Jepang "renga" yang berarti bata. Dan memang, chart ini terdiri dari deretan "bata" yang tersusun rapi, masing-masing mewakili pergerakan harga dengan ukuran tetap. Apa Itu Renko Chart? Renko Chart adalah jenis chart yang dibangun berdasarkan pergerakan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  2. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  3. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  4. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  5. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  6. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  7. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  8. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  9. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  10. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - MINA