Update: Kamis, 30 April 2026

MPRO

PT. Maha Properti Indonesia Tbk.

Rp 9.225
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
9.260
MA 20
9.349
RSI
22.22
High
-
Low
-
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.67%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
9.400
Volume Trend (10d)
+160.0%
Score
40
Win Rate (30d)
6.67 %
P/L (30d)
-16.14 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.2) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator berfokus pada arah harga: naik atau turun. Namun, ada satu aspek penting yang sering terlupakan oleh trader pemula, yaitu kecepatan perubahan harga atau yang lebih dikenal dengan volatilitas. Salah satu indikator yang dirancang khusus untuk menangkap dinamika ini adalah Chaikin Volatility. Berbeda dengan indikator volatilitas lain seperti Bollinger Bands atau ATR, Chaikin Volatility memiliki pendekatan unik dengan membandingkan rentang harga tertinggi dan terendah terhadap rata-rata pergerakannya. Siapa Pencipta Chaikin Volatility? Indikator ini dinamai sesuai dengan nama penciptanya, Marc Chaikin, seorang analis teknikal terkenal yang juga mengembangkan Chaikin Money Flow (CMF) dan Chaikin Oscillator. Chaikin Volatility pertama kali diperkenalkan sebagai alat untuk mengukur ekspansi dan kontraksi volatilitas harga. Rumus Dasar dan Cara Kerja Secara sederhana, Chaikin Volatility dihitung...

Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

Setelah mempelajari Harami Bullish sebagai sinyal pelemahan tren turun, kini saatnya memahami sisi sebaliknya: Harami Bearish. Jika Harami Bullish diibaratkan sebagai kehamilan yang melahirkan tren naik, maka Harami Bearish adalah kehamilan yang melahirkan tren turun. Pola ini termasuk dalam keluarga candlestick Jepang dengan nama yang unik—Harami yang berarti "hamil" atau "mengandung". Dinamakan demikian karena bentuknya yang menggambarkan sebuah candlestick kecil yang "tersembunyi" di dalam tubuh candlestick besar sebelumnya, seperti seorang ibu yang mengandung bayi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Harami Bearish—pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan harga dari naik menjadi turun, namun dengan cara yang lebih lembut dibandingkan Bearish Engulfing. Apa Itu Pola Harami Bearish? Harami Bearish adalah pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan arah dari bullish (naik) menjadi bearish...

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  3. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  4. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  5. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  6. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  7. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  8. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  9. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  10. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan

TradingView Chart - MPRO