Update: Kamis, 30 April 2026

CEKA

PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Rp 2.390
+1.70%
Volume
355 lot
MA 5
2.352
MA 20
2.312
RSI
63.64
High
2.410
Low
2.350
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.88%
Support (10d)
2.280
Resistance (10d)
2.410
Volume Trend (10d)
+211.9%
Score
100
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
6.22 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 128 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CEKA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.280, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.410.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 2.390 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 2.749 - 2.988 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 2.271 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

Dalam perjalanan sebuah tren saham, ada kalanya pergerakan terasa begitu kuat, begitu cepat, dan begitu menggoda. Harga melesat naik dengan lompatan besar atau jatuh bebas tanpa ampun. Trader retail berlarian masuk karena takut ketinggalan. Namun, di sinilah bahaya sesungguhnya berada. Karena tidak semua lompatan harga adalah keberlanjutan. Beberapa di antaranya adalah Exhaustion Gap—celah terakhir yang dibuat oleh energi yang tersisa sebelum tren benar-benar mati. Exhaustion gap adalah sinyal peringatan paling akhir. Ia seperti nafas terakhir seorang pelari maraton sebelum akhirnya berhenti. Jika Anda bisa mengenalinya, Anda bisa keluar dari posisi tepat waktu atau bahkan membuka posisi berlawanan di titik yang hampir sempurna. Apa Itu Exhaustion Gap? Dalam analisis teknikal, gap (celah) adalah area kosong di chart di mana tidak ada aktivitas perdagangan terjadi. Harga...

Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut

Dalam literatur analisis teknikal, nama Dr. Alan Andrews sangat identik dengan "Pitchfork" atau garpu tren. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa alat ini memiliki beberapa varian yang dikembangkan untuk mengakomodasi karakteristik pasar yang berbeda. Jika Andrews' Pitchfork standar terkadang terasa terlalu curam atau agresif, maka Schiff Pitchfork hadir sebagai solusi. Dinamai dari Jerome Schiff, seorang murid dari Andrews, varian ini memodifikasi titik jangkar dari garpu tradisional untuk menghasilkan saluran yang lebih landai dan lebih responsif terhadap fase konsolidasi atau tren yang tidak terlalu agresif. Apa Itu Schiff Pitchfork? Schiff Pitchfork adalah alat analisis teknikal yang digunakan untuk mengidentifikasi level support dan resistance dinamis serta arah tren. Berbeda dengan Pitchfork asli yang titik pangkalnya berada tepat di titik awal, Schiff Pitchfork menggeser titik awal median...

Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader familiar dengan pola seperti Engulfing, Morning Star, atau Three White Soldiers. Namun, ada satu pola continuation yang sangat kuat namun jarang dibahas—Mat Hold (Tahanan Matras). Pola ini mungkin terlihat mirip dengan Rising/Falling Three Methods pada pandangan pertama, namun memiliki perbedaan krusial yang membuatnya lebih kuat sebagai sinyal kelanjutan tren. Nama "Mat Hold" berasal dari bentuknya yang seperti "matras"—harga seolah-olah ditahan di atas matras sebelum melanjutkan pergerakan. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Mat Hold (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, perbedaannya dengan pola serupa, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Mat Hold? Mat Hold adalah pola lima candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini dapat bersifat bullish (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  2. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  3. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  4. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  7. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  8. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  9. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  10. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat

TradingView Chart - CEKA