Update: Kamis, 30 April 2026

MYTX

PT. Asia Pacific Investama Tbk.

Rp 64
+8.47%
Volume
3.312 lot
MA 5
56
MA 20
48
RSI
71.43
High
64
Low
60
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.99%
Support (10d)
46
Resistance (10d)
66
Volume Trend (10d)
-23.9%
Score
50
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-3.03 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (71.4) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MYTX saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 71.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp46, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp66.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 46, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berusaha mengukur kekuatan tren — tetapi kebanyakan dari mereka hanya melihat harga penutupan. Bagaimana dengan pergerakan harga di dalam periode itu sendiri? Apakah tren naik yang terjadi karena pergerakan yang konsisten setiap hari berbeda dengan tren naik yang terjadi dengan pergerakan yang liar? Vortex Indicator menjawab pertanyaan ini. Dikembangkan oleh Etienne Botes dan Douglas Siepman, indikator ini mengukur arah tren dengan menganalisis pergerakan harga dari periode ke periode — bukan hanya dari close ke close, tetapi dari high ke high dan low ke low. Hasilnya adalah dua garis: VI+ (Vortex positif) dan VI- (Vortex negatif), yang saling bersilangan untuk memberikan sinyal beli dan jual. Bagi trader yang ingin memahami "pusaran" pergerakan pasar, Vortex Indicator adalah alat yang unik dan...

Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola yang populer memiliki nama-nama yang terdengar agresif: Hammer (palu), Shooting Star (bintang jatuh), Dark Cloud Cover (awan gelap), atau Three Black Crows (tiga gagak hitam). Namun, ada satu pola yang namanya terdengar jauh lebih damai: Homing Pigeon atau "Merpati Pemandu". Dinamakan demikian karena pola ini seperti merpati yang membawa kabar baik di tengah badai. Homing Pigeon adalah pola pembalikan bullish yang muncul di akhir downtrend, memberi sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah dan harga berpotensi berbalik naik. Mari kita bedah pola yang sering terlewat namun cukup akurat ini. Apa Itu Homing Pigeon? Homing Pigeon adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terdiri dari dua candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung. Pola ini termasuk dalam kategori...

Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal

Di antara sekian banyak pola dalam analisis teknikal, ada beberapa yang tidak berasal dari candlestick Jepang, melainkan dari pengamatan perilaku harga modern. Salah satunya adalah Bump and Run Reversal (BARR). Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh analis teknikal Thomas Bulkowski dan berbeda dari kebanyakan pola karena berfokus pada kemiringan tren serta perubahan sudut pergerakan harga. BARR adalah pola pembalikan (reversal) yang bisa terjadi di puncak uptrend (bearish reversal) maupun di dasar downtrend (bullish reversal). Artikel ini akan fokus pada versi reversal-nya, bukan versi continuation. Karakteristik Pola Bump and Run Reversal BARR adalah pola yang terbentuk dari serangkaian pergerakan harga dengan tiga fase utama. Nama "Bump and Run" menggambarkan proses di mana harga "menabrak" (bump) keluar dari tren yang mapan, kemudian "berlari" (run) kembali ke...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  2. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  3. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  4. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  5. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  6. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  7. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  8. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  9. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  10. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

TradingView Chart - MYTX