Update: Kamis, 30 April 2026

HATM

PT. Habco Trans Maritima Tbk.

Rp 306
+2.00%
Volume
230.995 lot
MA 5
303
MA 20
310
RSI
48.57
High
310
Low
296
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.67%
Support (10d)
294
Resistance (10d)
328
Volume Trend (10d)
+19.9%
Score
35
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
2.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.458 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HATM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp294, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp328.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 279 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Ascending Triangle sebagai pola kelanjutan bullish, kini saatnya mengenal saudaranya yang berada di sisi sebaliknya: Descending Triangle. Descending Triangle adalah kebalikan dari Ascending Triangle. Jika Ascending Triangle adalah pola bullish, maka Descending Triangle adalah pola bearish. Ia terbentuk di tengah tren turun dan menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, harga kemungkinan besar akan melanjutkan penurunannya. Pola ini sangat dicari oleh trader yang ingin mengambil posisi jual (short) karena memberikan sinyal jual yang cukup akurat dengan target harga yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Descending Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Descending Triangle? Descending Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis...

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick dua hari yang terlihat seperti "kebangkitan" adalah sinyal pembalikan. Salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula adalah Thrusting Pattern. Banyak trader melihat lilin kedua yang bergerak melawan arah tren dan langsung menganggap itu sebagai sinyal pembalikan. Padahal, Thrusting Pattern justru sering kali merupakan sinyal kelanjutan tren (continuation pattern) , bukan pembalikan. Kesalahan interpretasi ini bisa berakibat fatal pada hasil trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi Thrusting Pattern (bullish dan bearish), karakteristiknya, mengapa pola ini justru menunjukkan kelanjutan tren, serta cara membedakannya dengan pola pembalikan seperti Piercing Line dan On-Neck Line. Apa Itu Thrusting Pattern? Thrusting Pattern adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin. Secara visual, pola ini sangat...

Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah

Di lautan pasar saham yang bergerak dinamis, terkadang terjadi fenomena aneh: harga seperti "terdampar" di sebuah pulau terpencil, terputus dari pergerakan sebelumnya dan sesudahnya. Dalam analisis teknikal, fenomena ini dikenal sebagai Island Gap atau Island Reversal. Island gap adalah salah satu pola reversal paling langka dan paling dramatis. Ia tidak muncul setiap hari, bahkan bisa tidak terlihat berbulan-bulan. Namun, ketika pola ini muncul, dampaknya seringkali luar biasa. Ia menandakan perubahan sentimen yang begitu drastis sehingga pasar "melompat" ke level baru, lalu setelah beberapa saat "melompat" lagi meninggalkan area tersebut—seolah-olah area itu adalah pulau terpencil yang tidak pernah akan disinggahi lagi. Trader yang bisa mengenali island gap memiliki kesempatan untuk menangkap pembalikan besar dengan probabilitas keberhasilan yang sangat tinggi. Apa Itu Island Gap? Island gap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  2. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  3. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  4. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  5. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  6. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  7. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  8. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  9. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  10. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis

TradingView Chart - HATM