Update: Kamis, 30 April 2026

SONA

PT. Sona Topas Tourism Industry Tbk.

Rp 2.580
+15.70%
Volume
13.104 lot
MA 5
2.200
MA 20
2.169
RSI
71.82
High
2.780
Low
2.100
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.85%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
2.780
Volume Trend (10d)
+3,737.4%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
13.16 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (71.8) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -41 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SONA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 71.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.85%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.780.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 2.780 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 3.058, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 0 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai pola segitiga, kini saatnya mengenal pola yang bentuknya mirip tetapi memiliki implikasi yang sangat berbeda: Rising Wedge atau Wedge Naik. Rising Wedge adalah salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula. Secara visual, pola ini terlihat bullish karena garis-garisnya miring ke atas. Namun, dalam konteks tertentu, Rising Wedge justru merupakan pola bearish continuation – artinya ia menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, tren turun akan berlanjut. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rising Wedge sebagai pola bearish continuation, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Rising Wedge? Rising Wedge adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang sama-sama miring ke atas,...

Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

Di antara ratusan pola candlestick yang dikenal dalam analisis teknikal, ada beberapa pola yang tergolong langka namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan. Salah satunya adalah Upside Tasuki Gap. Pola ini merupakan variasi dari keluarga Tasuki (atau Tasuki Gap) yang berfungsi sebagai sinyal konfirmasi lanjutan tren, bukan pembalikan. Bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum bullish dengan tingkat risiko yang terkendali, Upside Tasuki Gap layak masuk dalam daftar pola andalan. Karakteristik Pola Upside Tasuki Gap Upside Tasuki Gap adalah pola yang terbentuk dari tiga candlestick. Namanya sudah memberi petunjuk: "Upside" berarti terjadi dalam tren naik, sedangkan "Gap" mengacu pada celah harga yang tidak tersentuh. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna putih (bullish), menegaskan tren naik yang sedang berlangsung. Badan candlestick solid dan...

Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga, volume, atau momentum. Namun, ada pendekatan lain yang tidak melihat data pasar sama sekali — melainkan melihat kalender. Pendekatan ini disebut Seasonal Pattern atau pola musiman, yang mempelajari kecenderungan pasar pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, bulan, atau bahkan hari. Pola musiman berakar pada keyakinan bahwa perilaku investor tidak sepenuhnya rasional. Faktor-faktor seperti liburan, bonus akhir tahun, hari besar keagamaan, dan perubahan musim dapat memengaruhi sentimen kolektif dan keputusan investasi. Bagi trader yang memahami pola ini, musim dapat memberikan "edge" statistik yang berharga. Karakteristik Seasonal Pattern Seasonal Pattern adalah studi tentang kinerja historis pasar pada periode-periode tertentu yang berulang setiap tahun. Pola ini dapat bersifat global, regional, atau bahkan spesifik untuk satu negara. Jenis-jenis Seasonal Pattern:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  2. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  3. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  4. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  5. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  6. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  7. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  8. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  9. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  10. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - SONA