Update: Kamis, 30 April 2026

OASA

PT. Maharaksa Biru Energi Tbk.

Rp 380
-4.04%
Volume
1.279.955 lot
MA 5
358
MA 20
339
RSI
55.77
High
416
Low
362
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.00%
Support (10d)
320
Resistance (10d)
416
Volume Trend (10d)
-28.4%
Score
85
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
40.74 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -48.125 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OASA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp320, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp416.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 380 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 437 - 475 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 361 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka

Dalam dunia analisis teknikal, harmonic pattern telah menjadi salah satu metode favorit bagi trader yang ingin mengidentifikasi titik balik pasar dengan tingkat presisi tinggi. Scott Carney, tokoh di balik popularisasi harmonic trading modern, telah memperkenalkan berbagai pola seperti Bat, Crab, Butterfly, dan Shark. Namun, ada satu pola yang jarang dibahas namun memiliki karakteristik unik: Lizard. Pola ini dinamakan demikian karena bentuknya yang menyerupai kadal (lizard) yang merayap di tanah sebelum melompat — menggambarkan pergerakan harga yang konsolidasi sebelum akhirnya berbalik arah. Karakteristik Pola Lizard Lizard adalah pola harmonic yang termasuk dalam keluarga pola reversal (pembalikan). Berbeda dengan pola harmonic lain yang menggunakan lima titik (XABCD), Lizard memiliki struktur yang lebih sederhana namun tetap berlandaskan rasio Fibonacci yang presisi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Struktur...

Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

Dalam analisis teknikal, banyak indikator yang hanya berfokus pada harga, mengabaikan volume sebagai komponen penting. Padahal, volume adalah "bahan bakar" di balik pergerakan harga. Sebuah pergerakan naik tanpa volume yang cukup mungkin hanya ilusi, sementara pergerakan naik dengan volume besar adalah sinyal kekuatan sejati. Di sinilah Force Index berperan. Dikembangkan oleh Dr. Alexander Elder (sosok yang sama di balik Elder Ray Index), Force Index adalah indikator yang menggabungkan tiga elemen penting: arah pergerakan harga, jarak pergerakan, dan volume. Dengan menggabungkan ketiganya, Force Index memberikan gambaran tentang "kekuatan sejati" dari sebuah pergerakan harga. Karakteristik Force Index Force Index adalah indikator osilator yang mengukur kekuatan di balik pergerakan harga. Semakin besar perubahan harga dan semakin tinggi volume, semakin besar nilai Force Index. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  2. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  3. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  4. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  5. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  6. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  7. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  8. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  9. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  10. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga

TradingView Chart - OASA