Update: Kamis, 30 April 2026

PDPP

PT. Primadaya Plastisindo Tbk.

Rp 350
-2.23%
Volume
4.309 lot
MA 5
349
MA 20
327
RSI
72.00
High
362
Low
330
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.82%
Support (10d)
312
Resistance (10d)
374
Volume Trend (10d)
+179.9%
Score
45
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
8.02 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (72.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -226 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PDPP saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.82%. Area support terdekat berada di sekitar Rp312, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp374.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 312, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Selain pola Doji, Hammer, atau Engulfing, ada pola tiga candlestick yang cukup akurat namun jarang dibahas: Advance Block. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bearish (penurunan). Jika Anda seorang trader saham, mengenali Advance Block bisa membantu Anda keluar dari posisi beli sebelum harga benar-benar jatuh. Apa Itu Pola Advance Block? Advance Block adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul di akhir sebuah tren naik (uptrend). Meskipun ketiga candlestick berwarna hijau, pola ini justru memberi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah dan harga berpotensi berbalik turun. Ciri khas utamanya adalah: Badan candlestick semakin pendek dari candlestick pertama ke ketiga. Harga tertinggi (high) terus naik, tetapi laju...

Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Ascending Triangle (bullish) dan Descending Triangle (bearish), kini saatnya mengenal pola segitiga yang paling netral namun paling sering muncul: Symmetrical Triangle. Symmetrical Triangle adalah pola yang unik karena ia tidak memihak arah tertentu. Ia bisa menjadi pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Inilah yang membuatnya menarik sekaligus menantang: ia memberikan peluang di kedua arah, tetapi trader harus sabar menunggu sinyal yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Symmetrical Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif untuk memanfaatkan kedua kemungkinan arah breakout. Apa Itu Symmetrical Triangle? Symmetrical Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang saling...

Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berusaha mengukur kekuatan tren — tetapi kebanyakan dari mereka hanya melihat harga penutupan. Bagaimana dengan pergerakan harga di dalam periode itu sendiri? Apakah tren naik yang terjadi karena pergerakan yang konsisten setiap hari berbeda dengan tren naik yang terjadi dengan pergerakan yang liar? Vortex Indicator menjawab pertanyaan ini. Dikembangkan oleh Etienne Botes dan Douglas Siepman, indikator ini mengukur arah tren dengan menganalisis pergerakan harga dari periode ke periode — bukan hanya dari close ke close, tetapi dari high ke high dan low ke low. Hasilnya adalah dua garis: VI+ (Vortex positif) dan VI- (Vortex negatif), yang saling bersilangan untuk memberikan sinyal beli dan jual. Bagi trader yang ingin memahami "pusaran" pergerakan pasar, Vortex Indicator adalah alat yang unik dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  2. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  3. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  4. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  5. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  6. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  7. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  8. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  9. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  10. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - PDPP