Update: Kamis, 30 April 2026

PEVE

PT. Penta Valent Tbk.

Rp 400
-4.76%
Volume
1.360 lot
MA 5
429
MA 20
462
RSI
12.96
High
424
Low
390
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.70%
Support (10d)
390
Resistance (10d)
492
Volume Trend (10d)
-20.5%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-19.68 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (13.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -97 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PEVE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 13.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.70%. Area support terdekat berada di sekitar Rp390, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp492.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 371 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, mungkin tidak ada yang terlihat semisterius, sekontroversial, dan sekuat Gann Angles. Dikembangkan oleh William Delbert Gann (1878-1955), seorang trader legendaris yang dikatakan mengubah $10 menjadi $50 juta dalam 30 tahun, Gann Angles adalah sistem analisis yang menghubungkan waktu dan harga dalam kerangka geometri. Gann percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang teratur dan dapat diprediksi menggunakan rasio geometris. Baginya, hubungan antara waktu dan harga tidak acak, tetapi mengikuti rasio tertentu seperti 1:1, 2:1, 1:2, dan seterusnya. Apa Itu Gann Angles? Gann Angles adalah garis-garis diagonal yang digambar dari titik puncak atau dasar signifikan dengan kemiringan tertentu. Setiap sudut merepresentasikan hubungan spesifik antara pergerakan harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Filosofi dasar Gann: "Ketika waktu dan harga...

Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berfokus pada harga penutupan (close) — mengabaikan apa yang terjadi di dalam periode perdagangan itu sendiri. Padahal, sebuah candlestick dengan badan panjang (jauh antara open dan close) memberikan informasi yang sangat berbeda dibandingkan candlestick dengan badan pendek, meskipun harga penutupannya sama. Di sinilah Qstick berperan. Dikembangkan oleh Tushar Chande, tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator (CMO) dan banyak inovasi lainnya, Qstick adalah indikator yang menghitung selisih antara harga pembukaan dan harga penutupan yang dirata-ratakan selama periode tertentu. Hasilnya adalah ukuran yang lebih akurat tentang siapa yang benar-benar mengendalikan pasar — pembeli atau penjual — berdasarkan apa yang terjadi di dalam setiap candle. Karakteristik Qstick Qstick adalah indikator osilator yang mengukur selisih (open - close) atau (close - open)...

Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu simetris dan indah secara visual sehingga mudah dikenali meskipun jarang muncul. Pola itu adalah Three Drives – pola harmonic yang terdiri dari tiga dorongan (drives) harga yang simetris, membentuk huruf "E" atau "3" yang melebar. Three Drives adalah salah satu pola harmonic tertua dan paling sederhana. Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh H.M. Gartley dalam bukunya "Profits in the Stock Market" (1935) sebagai bagian dari filosofi "Three Drives to a Top" atau "Three Drives to a Bottom". Pola ini didasarkan pada teori Dow bahwa pasar bergerak dalam tiga dorongan (three drives) sebelum berbalik arah. Keindahan pola Three Drives terletak pada kesederhanaannya: pola ini hanya membutuhkan tiga titik ekstrem yang simetris (A, C, E) dan dua...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  2. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  3. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  4. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  5. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  6. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  7. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  8. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  9. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  10. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

TradingView Chart - PEVE