Update: Kamis, 30 April 2026

PNSE

PT. Pudjiadi & Sons Tbk.

Rp 615
-2.38%
Volume
27 lot
MA 5
629
MA 20
631
RSI
36.36
High
630
Low
600
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.07%
Support (10d)
560
Resistance (10d)
700
Volume Trend (10d)
-60.9%
Score
35
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-14.58 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNSE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp560, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp700.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 532 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar pola grafik (chart pattern) berbentuk simetris atau konvergen — artinya, kedua garis trennya saling mendekat. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melebar seiring waktu, yang disebut broadening pattern. Salah satu varian yang paling menarik adalah Falling Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke bawah). Pola ini unik karena menggabungkan karakteristik volatilitas yang meningkat dengan kecenderungan arah ke bawah, dan pada akhirnya memberikan sinyal pembalikan bullish yang cukup andal. Karakteristik Falling Broadening Wedge Falling Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kemiringan yang sama-sama mengarah ke bawah. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, tetapi kedua titik ekstrem tersebut semakin menjauh, sementara...

Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola-pola klasik seperti head and shoulders, double top, atau triangle. Namun, ada satu pola yang jarang dibahas namun cukup sering muncul di grafik saham, terutama yang bergerak dalam rentang terbatas: Chevron Pattern. Pola ini dinamai berdasarkan bentuknya yang menyerupai tanda chevron — serangkaian huruf V terbalik yang berulang. Bagi trader yang memahami pola ini, Chevron dapat menjadi alat yang andal untuk membaca pergerakan saham yang sedang konsolidasi atau bergerak dalam channel yang jelas. Karakteristik Chevron Pattern Chevron Pattern adalah pola grafik yang terdiri dari serangkaian pergerakan harga berbentuk V terbalik (atau V biasa) yang berulang secara konsisten. Pola ini mencerminkan ritme pasar yang teratur — naik lalu turun, naik lalu turun, dengan amplitudo yang relatif...

Artikel menarik lainnya:

  1. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  2. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  3. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  4. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  5. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  6. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  7. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  8. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  9. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  10. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga

TradingView Chart - PNSE