Update: Kamis, 30 April 2026

PUDP

PT. Pudjiadi Prestige Tbk.

Rp 318
-3.64%
Volume
10.635 lot
MA 5
326
MA 20
334
RSI
47.92
High
340
Low
312
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
300
Resistance (10d)
380
Volume Trend (10d)
+100.9%
Score
25
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
9.66 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -15 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PUDP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp380.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 285 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari RSI sebagai indikator momentum, kini saatnya mengenal indikator momentum lain yang sangat populer dan sering digunakan bersama RSI, yaitu Stochastic Oscillator. Stochastic dikembangkan oleh George Lane pada akhir tahun 1950-an. Berbeda dengan RSI yang membandingkan kenaikan dan penurunan harga, Stochastic mengukur posisi harga penutupan (close) relatif terhadap rentang harga (high-low) dalam periode tertentu. Konsep dasarnya: dalam tren naik, harga cenderung menutup di dekat titik tertinggi; dalam tren turun, harga cenderung menutup di dekat titik terendah. Stochastic memiliki tiga varian utama – Fast Stochastic, Slow Stochastic, dan Full Stochastic – serta pola paling penting yaitu crossover %K dan %D. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Stochastic Oscillator, mulai dari cara perhitungan, perbedaan ketiga varian, interpretasi dasar (overbought/oversold), pola...

Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang begitu kuat dan mudah dikenali sehingga menjadi favorit para trader di seluruh dunia. Pola itu adalah Three White Soldiers (Tiga Serdadu Putih). Namanya saja sudah menggambarkan kekuatan—tiga candle bullish panjang berbaris seperti tiga serdadu yang maju tak terbendung. Berbeda dengan pola reversal seperti Morning Star yang menandakan perubahan arah, Three White Soldiers adalah pola continuation sekaligus reversal yang sangat kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three White Soldiers, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three White Soldiers? Three White Soldiers adalah pola tiga candlestick bullish yang terdiri dari tiga candle bullish panjang (white candles) yang muncul secara berurutan. Pola ini biasanya terbentuk di...

Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

Dalam analisis teknikal modern, volume profile telah menjadi alat yang sangat populer untuk memahami di mana sebagian besar volume transaksi terjadi. Inti dari volume profile adalah Point of Control (POC)—level harga dengan volume perdagangan tertinggi dalam suatu periode. Namun, ada satu konsep lanjutan yang sering luput dari perhatian trader ritel, padahal sangat powerful: Naked Point of Control (Naked POC). Naked POC adalah POC yang saat ini "telanjang"—artinya, harga telah bergerak meninggalkannya dan tidak kembali menyentuh level tersebut dalam periode waktu yang signifikan. Level ini, yang dulunya merupakan zona kesepakatan tertinggi antara pembeli dan penjual, kini menjadi zona yang "menggoda". Ia akan bertindak sebagai magnet kuat yang akan menarik harga kembali, atau sebaliknya, menjadi zona penolakan yang sangat keras. Memahami Naked POC sama seperti mengetahui...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  2. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  3. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  4. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  5. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  6. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  7. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  8. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  9. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik

TradingView Chart - PUDP