Update: Kamis, 30 April 2026

RBMS

PT. Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk.

Rp 66
-2.94%
Volume
62.122 lot
MA 5
65
MA 20
58
RSI
70.97
High
66
Low
63
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.31%
Support (10d)
59
Resistance (10d)
68
Volume Trend (10d)
-36.9%
Score
55
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
53.49 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (71.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RBMS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 71.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp59, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp68.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 68 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 75, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 59 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

Di antara ratusan pola candlestick yang diwariskan dari teknik analisis harga beras Jepang kuno, ada beberapa yang memiliki nama paling unik sekaligus makna paling dalam. Salah satunya adalah Concealing Baby Swan. Pola empat candlestick ini tergolong langka, namun ketika muncul, ia membawa sinyal pembalikan bullish yang sangat kuat di akhir tren turun. Nama "Concealing Baby Swan" (menyembunyikan bayi angsa) mungkin terdengar puitis, tetapi di baliknya tersimpan logika pasar yang sangat rasional. Bagi trader yang sabar menunggu konfirmasi, pola ini bisa menjadi salah satu sinyal beli paling meyakinkan. Karakteristik Pola Concealing Baby Swan Concealing Baby Swan adalah pola yang terbentuk dari empat candlestick secara berurutan, dan hanya valid jika muncul dalam konteks tren turun yang sudah berlangsung sebelumnya. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama...

Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru

Dalam perjalanan sebuah saham, ada momen-momen penting ketika harga keluar dari masa stagnasi dan memulai babak baru. Momen itu seringkali ditandai oleh sebuah lompatan harga yang dramatis: sebuah celah kosong di chart yang tidak diisi oleh aktivitas perdagangan. Celah itu disebut Breakaway Gap. Ia adalah gap pertama yang muncul setelah periode konsolidasi atau pola pembalikan. Lebih dari sekadar lompatan biasa, breakaway gap adalah deklarasi resmi bahwa tren baru telah lahir. Trader yang bisa mengenali breakaway gap sejak dini memiliki keuntungan luar biasa. Mereka bisa masuk di awal tren, sebelum harga bergerak terlalu jauh, dan menikmati pergerakan besar yang mengikuti. Sebaliknya, trader yang melewatkan breakaway gap seringkali mengejar harga yang sudah terlalu tinggi—atau terjebak di arah yang salah. Apa Itu Breakaway Gap? Dalam analisis teknikal,...

Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga

Sebagian besar trader mengenal volume sebagai batang vertikal di bagian bawah chart yang menunjukkan berapa banyak saham diperdagangkan dalam satu hari. Namun, ada cara yang jauh lebih canggih dan mendalam untuk memahami volume, yaitu Volume Profile. Berbeda dengan volume biasa yang hanya memberi tahu total volume harian, Volume Profile menyebarkan volume ke setiap level harga. Hasilnya adalah semacam peta panas (heatmap) yang menunjukkan di level harga mana most trading activity terjadi. Dengan Volume Profile, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis seperti: Di mana para pelaku pasar paling agresif membeli? Di level mana mereka paling banyak menjual? Level harga mana yang menjadi magnet bagi volume? Dan level mana yang menjadi zona sepi? Apa Itu Volume Profile? Volume Profile adalah indikator teknikal yang menampilkan volume perdagangan pada...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  2. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  3. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  4. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  5. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  6. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  7. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  8. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  9. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  10. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish

TradingView Chart - RBMS