Update: Kamis, 30 April 2026

SCNP

PT. Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk.

Rp 163
-2.98%
Volume
2.828 lot
MA 5
168
MA 20
173
RSI
28.21
High
171
Low
161
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.63%
Support (10d)
161
Resistance (10d)
181
Volume Trend (10d)
-16.2%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-8.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -173 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SCNP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp161, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp181.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 153 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

Di antara berbagai pola grafik dalam analisis teknikal, ada satu pola yang sering dianggap sebagai "sepupu dekat" dari Bullish Flag, yaitu Bullish Pennant. Pola ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari flag, namun tetap memberikan sinyal kelanjutan tren naik yang andal. Apa Itu Bullish Pennant? Bullish Pennant adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga naik secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi yang membentuk segitiga simetris yang mengecil (converging triangle). Bentuknya menyerupai umbul-umbul atau panji (pennant) yang runcing di ujungnya, dengan tiang bendera sebagai awal pergerakan. Perbedaan utama dengan Bullish Flag terletak pada bentuk area konsolidasinya. Jika flag membentuk saluran paralel atau sedikit menurun, maka pennant membentuk dua garis tren yang saling bertemu (converging), menciptakan pola segitiga yang...

Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Kebanyakan trader akrab dengan pola Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada pola-pola yang lebih langka namun memiliki akurasi sinyal yang tinggi, salah satunya adalah Unique Three River. Apa Itu Unique Three River? Unique Three River adalah pola multi candlestick yang terdiri dari tiga batang lilin (candlestick) dan umumnya muncul di akhir tren turun (downtrend). Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bullish (bullish reversal pattern). Namanya terinspirasi dari formasi yang menyerupai aliran sungai yang berkelok, di mana harga seolah-olah “berhenti” lalu berbalik arah. Meskipun mirip dengan pola Morning Star atau Three Inside Up, Unique Three River memiliki karakteristik unik pada candlestick keduanya yang membedakannya dari pola lainnya....

Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah membedakan antara sinyal penting dan noise. Setiap hari, harga saham bergerak naik turun dalam fluktuasi kecil yang seringkali tidak bermakna. Namun, bagi mata yang tidak terlatih, fluktuasi ini bisa terlihat seperti peluang atau ancaman. Di sinilah Zig Zag berperan. Zig Zag adalah indikator yang dirancang khusus untuk menyaring fluktuasi harga kecil sehingga hanya pergerakan signifikan yang tersisa. Hasilnya adalah chart yang lebih bersih dengan hanya swing high dan swing low yang penting. Penting untuk dipahami sejak awal: Zig Zag bukanlah indikator prediktif. Ia tidak memberi sinyal beli atau jual, tidak memprediksi ke mana harga akan pergi, dan tidak memberikan target profit. Zig Zag adalah alat untuk melihat struktur pasar dengan lebih jelas. Apa Itu Indikator Zig...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  4. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  5. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  6. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  7. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  8. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  9. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  10. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

TradingView Chart - SCNP