Update: Kamis, 30 April 2026

SMKM

PT. Sumber Mas Konstruksi Tbk.

Rp 93
0.00%
Volume
21.640 lot
MA 5
92
MA 20
94
RSI
42.11
High
94
Low
89
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.56%
Support (10d)
88
Resistance (10d)
115
Volume Trend (10d)
-40.5%
Score
30
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-6.06 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (42.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.907 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMKM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.56%. Area support terdekat berada di sekitar Rp88, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp115.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 84 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari Hammer (bullish) dan Hanging Man (bearish), kini saatnya mengenal satu pola bearish klasik lainnya: Shooting Star. Jika Hanging Man adalah "orang gantung" dengan sumbu panjang ke bawah, maka Shooting Star adalah kebalikannya—sumbu panjang menjulang ke atas bagaikan bintang jatuh di langit malam. Dalam analisa teknikal saham, Shooting Star dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan bearish yang paling dapat diandalkan, terutama ketika muncul di puncak tren naik yang panjang. Namanya sendiri mengandung makna: bintang jatuh membawa harapan (bull) yang kemudian padam dan berubah menjadi kehancuran (bear). Apa Itu Shooting Star (Bearish)? Secara visual, Shooting Star terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Sumbu atas (upper shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil,...

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

Di antara ratusan pola candlestick yang dikenal dalam analisis teknikal, ada beberapa pola yang tergolong langka namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan. Salah satunya adalah Upside Tasuki Gap. Pola ini merupakan variasi dari keluarga Tasuki (atau Tasuki Gap) yang berfungsi sebagai sinyal konfirmasi lanjutan tren, bukan pembalikan. Bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum bullish dengan tingkat risiko yang terkendali, Upside Tasuki Gap layak masuk dalam daftar pola andalan. Karakteristik Pola Upside Tasuki Gap Upside Tasuki Gap adalah pola yang terbentuk dari tiga candlestick. Namanya sudah memberi petunjuk: "Upside" berarti terjadi dalam tren naik, sedangkan "Gap" mengacu pada celah harga yang tidak tersentuh. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna putih (bullish), menegaskan tren naik yang sedang berlangsung. Badan candlestick solid dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  2. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  3. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  4. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  5. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  6. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  7. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  8. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  9. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  10. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - SMKM