Update: Kamis, 30 April 2026

BSIM

PT. Bank Sinarmas Tbk.

Rp 860
-1.71%
Volume
210 lot
MA 5
878
MA 20
891
RSI
36.00
High
905
Low
860
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.50%
Support (10d)
850
Resistance (10d)
925
Volume Trend (10d)
-19.5%
Score
15
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-3.91 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BSIM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp850, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp925.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 808 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader familiar dengan pola seperti Engulfing, Morning Star, atau Three White Soldiers. Namun, ada satu pola continuation yang sangat kuat namun jarang dibahas—Mat Hold (Tahanan Matras). Pola ini mungkin terlihat mirip dengan Rising/Falling Three Methods pada pandangan pertama, namun memiliki perbedaan krusial yang membuatnya lebih kuat sebagai sinyal kelanjutan tren. Nama "Mat Hold" berasal dari bentuknya yang seperti "matras"—harga seolah-olah ditahan di atas matras sebelum melanjutkan pergerakan. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Mat Hold (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, perbedaannya dengan pola serupa, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Mat Hold? Mat Hold adalah pola lima candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini dapat bersifat bullish (dalam uptrend)...

Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator momentum yang paling populer dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia setelah Moving Average, yaitu RSI (Relative Strength Index). RSI dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti ADX dan Parabolic SAR. RSI dirancang untuk mengukur kecepatan dan perubahan pergerakan harga, membantu trader mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta potensi pembalikan harga melalui divergence. RSI adalah indikator yang sangat serbaguna. Namun, banyak trader hanya menggunakan RSI untuk melihat overbought/oversold – padahal RSI memiliki kemampuan yang jauh lebih dalam: divergence, hidden divergence, dan bahkan analisis support/resistance pada garis RSI itu sendiri. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang RSI, mulai dari cara perhitungan, interpretasi dasar (overbought/oversold), divergence klasik, hidden divergence (yang...

Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga atau volume secara terpisah. Namun, Dr. Alexander Elder, seorang psikiater yang beralih menjadi trader profesional, mengembangkan sebuah indikator yang unik: Elder Ray Index. Indikator ini menggabungkan harga dan volume untuk mengukur kekuatan sebenarnya dari pembeli (bull) dan penjual (bear) di pasar. Dinamakan berdasarkan sinar-X (X-ray) yang dapat menembus benda padat, Elder Ray Index dirancang untuk "menembus" permukaan harga dan melihat kekuatan di balik pergerakan tersebut. Bagi trader yang ingin memahami dinamika pasar secara lebih mendalam, indikator ini adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Elder Ray Index Elder Ray Index terdiri dari dua komponen utama: Bull Power (Kekuatan Bull) dan Bear Power (Kekuatan Bear). Keduanya dihitung berdasarkan hubungan antara harga tertinggi, harga terendah, dan exponential moving...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  2. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  3. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  4. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  5. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  6. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  7. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  8. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  9. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  10. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish

TradingView Chart - BSIM