Update: Kamis, 30 April 2026

SMSM

PT. Selamat Sempurna Tbk.

Rp 1.800
-3.49%
Volume
50.927 lot
MA 5
1.829
MA 20
1.795
RSI
53.66
High
1.865
Low
1.800
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.68%
Support (10d)
1.780
Resistance (10d)
1.865
Volume Trend (10d)
+170.9%
Score
65
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
3.45 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.7)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -18.100 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMSM saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.780, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.865.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 1.836 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 1.980 - 2.070 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 1.674 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator bersifat lagging (terlambat) — mereka memberi tahu Anda apa yang sudah terjadi, bukan apa yang akan terjadi. Moving average, RSI, MACD, semuanya menghitung data historis. Tapi bagaimana jika ada indikator yang mencoba memprediksi harga di masa depan? Time Series Forecast adalah salah satu dari sedikit indikator yang bersifat leading (memimpin). Dikembangkan oleh analis teknikal terkenal, indikator ini menggunakan analisis regresi linier untuk memproyeksikan harga masa depan berdasarkan tren historis. Hasilnya adalah garis yang "meramalkan" di mana harga kemungkinan akan berada dalam beberapa periode ke depan. Bagi trader yang ingin mendapatkan gambaran tentang arah harga jangka pendek hingga menengah, Time Series Forecast adalah alat yang unik dan menarik. Karakteristik Time Series Forecast Time Series Forecast adalah indikator yang menghitung...

Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Gartley, Bat, dan Butterfly, kini saatnya mengenal pola harmonic yang paling ekstrem di antara semuanya: pola Crab atau pola Kepiting. Pola Crab ditemukan dan dipopulerkan oleh Scott Carney, seorang ahli pola harmonic terkemuka. Pola ini dinamakan "Crab" (kepiting) karena bentuknya yang menyerupai kepiting dengan capit-capit yang menjulur ke luar. Namun, alasan lain di balik namanya adalah karena pola ini "mencapit" trader yang tidak waspada dengan pergerakan harga yang sangat ekstrem. Yang membedakan Crab dari pola harmonic lainnya adalah posisi titik D yang sangat ekstrem – berada di level 161.8% dari XA. Ini bahkan lebih ekstrem daripada Butterfly (127.2%). Titik D pada pola Crab berada sangat jauh di luar titik X, menandakan bahwa harga telah bergerak dalam kondisi yang...

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Artikel menarik lainnya:

  1. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  2. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  3. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  4. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  5. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  6. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  7. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  8. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  9. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  10. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish

TradingView Chart - SMSM