Update: Rabu, 13 Mei 2026

STRK

PT. Lovina Beach Brewery Tbk.

Rp 104
-0.95%
Volume
16.337 lot
MA 5
104
MA 20
113
RSI
21.88
High
105
Low
103
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.49%
Support (10d)
100
Resistance (10d)
114
Volume Trend (10d)
-76.5%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
14.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (21.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -894 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham STRK saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 21.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp100, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp114.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 95 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur

Bayangkan skenario ini: sudah larut malam. Anda berbaring di tempat tidur, lampu kamar redup, ponsel menyala di depan wajah. Grafik saham bergerak naik turun. Jari Anda siap menekan tombol beli atau jual. Pasangan atau keluarga Anda sudah tertidur di samping, sementara Anda masih bergumul dengan harga penutupan pasar AS yang mempengaruhi IHSG besok pagi. Apakah skenario ini terdengar familiar? Jika iya, selamat—Anda telah melanggar salah satu aturan paling mendasar dalam psikologi trading: pemisahan ruang fisik antara kerja dan istirahat. Trading atau investasi saham adalah pekerjaan mental yang berat. Membawanya ke tempat tidur sama berbahayanya dengan membawa laptop ke kamar mandi. Artikel ini akan menjelaskan mengapa tempat tidur adalah zona terlarang untuk aktivitas pasar modal, dan bagaimana menetapkan boundary (batasan) kerja yang sehat. Mengapa Tempat Tidur...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  2. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  3. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  4. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  5. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  6. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  7. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  8. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  9. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  10. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat

TradingView Chart - STRK