Update: Kamis, 30 April 2026

TAYS

PT. Jaya Swarasa Agung Tbk.

Rp 64
-3.03%
Volume
115.003 lot
MA 5
63
MA 20
63
RSI
57.14
High
66
Low
61
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.72%
Support (10d)
59
Resistance (10d)
76
Volume Trend (10d)
+191.5%
Score
75
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
1.59 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -620 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TAYS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp59, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp76.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 64 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 74 - 80 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 61 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?

Dalam analisis teknikal, sebagian besar alat Fibonacci berfokus pada harga – di level mana support dan resistance berada, di mana target profit, di mana titik entry. Namun, ada satu alat Fibonacci yang berfokus pada aspek yang sama sekali berbeda: waktu. Alat itu adalah Fibonacci Time Zone. Jika retracement dan extension menjawab pertanyaan "di mana", maka Time Zone menjawab pertanyaan "kapan". Kapan harga kemungkinan akan berbalik arah? Kapan momentum penting kemungkinan akan terjadi? Fibonacci Time Zone didasarkan pada keyakinan bahwa waktu antar pergerakan harga yang signifikan cenderung mengikuti rasio Fibonacci. Meskipun tidak sepopuler retracement atau extension, alat ini memiliki basis pengguna yang loyal di kalangan trader yang percaya bahwa waktu adalah siklus, dan siklus dapat diprediksi. Apa Itu Fibonacci Time Zone? Fibonacci Time Zone adalah...

Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal

Di antara sekian banyak pola dalam analisis teknikal, ada beberapa yang tidak berasal dari candlestick Jepang, melainkan dari pengamatan perilaku harga modern. Salah satunya adalah Bump and Run Reversal (BARR). Pola ini pertama kali dipopulerkan oleh analis teknikal Thomas Bulkowski dan berbeda dari kebanyakan pola karena berfokus pada kemiringan tren serta perubahan sudut pergerakan harga. BARR adalah pola pembalikan (reversal) yang bisa terjadi di puncak uptrend (bearish reversal) maupun di dasar downtrend (bullish reversal). Artikel ini akan fokus pada versi reversal-nya, bukan versi continuation. Karakteristik Pola Bump and Run Reversal BARR adalah pola yang terbentuk dari serangkaian pergerakan harga dengan tiga fase utama. Nama "Bump and Run" menggambarkan proses di mana harga "menabrak" (bump) keluar dari tren yang mapan, kemudian "berlari" (run) kembali ke...

Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, akurasi adalah segalanya. Trader yang sukses tidak hanya mengenali pola, tetapi juga memahami kapan suatu pola memiliki tingkat konfirmasi yang tinggi. Salah satu pola yang menawarkan konfirmasi ekstra adalah Three Outside Up dan Three Outside Down. Pola ini adalah "versi lanjutan" dari pola dua candlestick yang sangat terkenal—Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing—dengan tambahan candle ketiga yang berfungsi sebagai konfirmasi. Jika Engulfing sudah dianggap kuat, maka Three Outside adalah versinya yang lebih kuat dan lebih andal. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Outside Up dan Three Outside Down, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, perbedaan dengan pola serupa, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Outside Up dan Three Outside Down? Three Outside Up dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  2. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  3. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  4. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  5. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  6. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  7. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  8. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  9. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  10. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

TradingView Chart - TAYS