Update: Kamis, 30 April 2026

TBMS

PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk.

Rp 1.365
-1.09%
Volume
1.107 lot
MA 5
1.341
MA 20
1.320
RSI
56.72
High
1.420
Low
1.365
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.04%
Support (10d)
1.280
Resistance (10d)
1.455
Volume Trend (10d)
+117.5%
Score
85
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
3.80 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.7)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -44 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TBMS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.280, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.455.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.365 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.570 - 1.706 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.297 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands yang menggunakan standar deviasi, kini saatnya mengenal saudaranya yang menggunakan konsep berbeda: Keltner Channel (atau Keltner Channels). Keltner Channel dikembangkan oleh Chester Keltner pada tahun 1960-an, kemudian dimodifikasi oleh Linda Bradford Raschke pada tahun 1980-an menjadi versi yang populer saat ini. Berbeda dengan Bollinger Bands yang menggunakan standar deviasi (dipengaruhi oleh volatilitas ekstrem), Keltner Channel menggunakan Average True Range (ATR) untuk menentukan lebar pita. Hasilnya adalah pita yang lebih halus, tidak se-"ekstrem" Bollinger Bands, tetapi sangat baik untuk mengidentifikasi tren dan breakout dalam konteks volatilitas yang lebih stabil. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Keltner Channel, mulai dari cara perhitungan, perbedaan dengan Bollinger Bands, interpretasi dasar, pola-pola penting, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu...

Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga atau volume secara terpisah. Namun, Dr. Alexander Elder, seorang psikiater yang beralih menjadi trader profesional, mengembangkan sebuah indikator yang unik: Elder Ray Index. Indikator ini menggabungkan harga dan volume untuk mengukur kekuatan sebenarnya dari pembeli (bull) dan penjual (bear) di pasar. Dinamakan berdasarkan sinar-X (X-ray) yang dapat menembus benda padat, Elder Ray Index dirancang untuk "menembus" permukaan harga dan melihat kekuatan di balik pergerakan tersebut. Bagi trader yang ingin memahami dinamika pasar secara lebih mendalam, indikator ini adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Elder Ray Index Elder Ray Index terdiri dari dua komponen utama: Bull Power (Kekuatan Bull) dan Bear Power (Kekuatan Bear). Keduanya dihitung berdasarkan hubungan antara harga tertinggi, harga terendah, dan exponential moving...

Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal

Dalam dunia analisis teknikal, nama W.D. Gann mungkin adalah salah satu yang paling kontroversial sekaligus paling dihormati. Gann adalah seorang trader legendaris dari awal abad ke-20 yang dikenal karena kemampuannya memprediksi pergerakan pasar dengan akurasi luar biasa. Ia percaya bahwa pasar bergerak dalam pola geometris yang dapat diprediksi dan bahwa terdapat hubungan matematis yang erat antara harga dan waktu. Salah satu kontribusi Gann yang paling terkenal adalah Gann Square of 9 (atau sering disebut Gann Wheel). Alat ini adalah perwujudan dari filosofi Gann yang paling esensial: "Ketika waktu habis, harga akan berbalik." Bagi trader yang ingin memahami hubungan dinamis antara dua dimensi pasar ini, Square of 9 adalah alat yang unik dan mendalam. Karakteristik Gann Square of 9 Gann Square of 9 bukanlah indikator...

Artikel menarik lainnya:

  1. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  2. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  3. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  4. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  5. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  6. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  7. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  8. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  9. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  10. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar

TradingView Chart - TBMS