Update: Kamis, 30 April 2026

TGKA

PT. Tigaraksa Satria Tbk.

Rp 5.200
+4.42%
Volume
477 lot
MA 5
5.016
MA 20
4.930
RSI
74.31
High
5.475
Low
4.980
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.89%
Support (10d)
4.900
Resistance (10d)
5.475
Volume Trend (10d)
-3.4%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
8.11 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (74.3) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TGKA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 74.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.900, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp5.475.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 5.475 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 6.023, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 4.900 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance

Dalam analisis teknikal, terutama dalam metodologi Wyckoff, terdapat sebuah pola yang merupakan kebalikan dari The Spring Pattern. Pola ini disebut The Upthrust (atau Upthrust Pattern). Upthrust adalah pergerakan harga yang naik sejenak di atas level resistance yang tampak jelas—menciptakan euforia di antara trader yang berpikir bahwa resistance telah ditembus—hanya untuk segera berbalik arah dan turun tajam kembali di bawah level resistance tersebut. Nama "Upthrust" menggambarkan dorongan ke atas yang gagal, seperti tombak yang diayunkan ke atas tetapi tidak dapat menembus langit-langit. Bagi trader yang memahami pola ini, Upthrust adalah kesempatan untuk menjual (atau short) di area resistance yang sudah teruji, seringkali dengan stop loss yang sangat dekat. Karakteristik The Upthrust Pattern The Upthrust adalah pola reversal bearish yang terjadi di area resistance. Harga untuk...

Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Ascending Triangle (bullish) dan Descending Triangle (bearish), kini saatnya mengenal pola segitiga yang paling netral namun paling sering muncul: Symmetrical Triangle. Symmetrical Triangle adalah pola yang unik karena ia tidak memihak arah tertentu. Ia bisa menjadi pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Inilah yang membuatnya menarik sekaligus menantang: ia memberikan peluang di kedua arah, tetapi trader harus sabar menunggu sinyal yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Symmetrical Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif untuk memanfaatkan kedua kemungkinan arah breakout. Apa Itu Symmetrical Triangle? Symmetrical Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang saling...

Artikel menarik lainnya:

  1. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  2. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  3. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  4. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  5. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  6. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  7. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  8. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  9. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  10. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

TradingView Chart - TGKA