Update: Kamis, 30 April 2026

TLKM

PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 2.810
-2.09%
Volume
1.342.608 lot
MA 5
2.828
MA 20
3.035
RSI
16.67
High
2.870
Low
2.810
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.75%
Support (10d)
2.750
Resistance (10d)
3.160
Volume Trend (10d)
+102.8%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-6.95 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -72.963 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TLKM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.750, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.160.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.613 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga

Dalam analisis teknikal tradisional, volume hanya ditampilkan sebagai batang vertikal di bagian bawah chart. Anda bisa melihat berapa banyak saham yang diperdagangkan dalam suatu periode, tetapi Anda tidak tahu di level harga mana transaksi tersebut paling banyak terjadi. Volume Profile mengubah semua itu. Ia memecah volume berdasarkan level harga, menciptakan semacam "peta kepadatan" yang menunjukkan area-area dengan aktivitas perdagangan tertinggi dan terendah. Dalam peta tersebut, ada dua konsep kunci yang wajib Anda pahami: High Volume Node (HVN) dan Low Volume Node (LVN). High node adalah area di mana volume sangat terkonsentrasi—seperti kota padat penduduk. Low node adalah area di mana volume sangat sedikit—seperti padang pasir yang sepi. Memahami kedua node ini akan mengubah cara Anda melihat support, resistance, breakout, dan target harga. Anda tidak...

Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

Dalam analisis teknikal saham, salah satu fenomena yang paling mudah dikenali secara visual adalah adanya celah atau ruang kosong pada grafik harga. Fenomena ini dalam terminologi candlestick Jepang disebut Window, sementara dalam istilah Barat lebih populer dengan sebutan Gap. Window bukan sekadar keindahan visual pada chart. Di balik ruang kosong tersebut tersimpan informasi psikologis yang sangat berharga tentang sentimen pasar, kekuatan tren, dan potensi pergerakan harga di masa depan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Window (Gap), mulai dari definisi, jenis-jenisnya, psikologi di baliknya, hingga cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Window (Gap)? Window adalah kondisi di mana rentang harga (high dan low) pada suatu periode tidak bertumpuk dengan rentang harga periode sebelumnya. Dengan kata lain, ada "ruang kosong" pada grafik batang...

Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Setiap lilin (candle) menyimpan cerita tentang pertempuran antara pembeli (bull) dan penjual (bear). Dari sekian banyak pola, ada satu pola satu candlestick yang unik karena tidak menunjukkan kekuatan pihak mana pun: Doji. Pola Doji sering disebut sebagai pola netral. Tapi jangan salah, meskipun netral, Doji bisa menjadi sinyal peringatan dini akan terjadinya pembalikan tren jika muncul di posisi yang tepat. Apa Itu Pola Doji? Secara harfiah, Doji berarti "kekeliruan" atau "kesalahan" dalam bahasa Jepang. Dinamakan demikian karena bentuknya yang seperti tanda silang atau plus. Secara teknis, Doji terbentuk ketika harga pembukaan (open) dan harga penutupan (close) suatu saham hampir sama atau persis sama. Panjang sumbu atas (upper shadow) dan sumbu bawah (lower shadow)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  3. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  4. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  5. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  6. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  7. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  8. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  9. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  10. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan

TradingView Chart - TLKM