Update: Kamis, 30 April 2026

ULTJ

PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.

Rp 1.690
-0.29%
Volume
78.195 lot
MA 5
1.643
MA 20
1.552
RSI
79.03
High
1.695
Low
1.660
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.53%
Support (10d)
1.510
Resistance (10d)
1.715
Volume Trend (10d)
+257.4%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.63 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (79.0) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.037 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ULTJ saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 79.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.510, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.715.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.715 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.887, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.510 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai indikator momentum seperti RSI, Stochastic, dan CCI, kini saatnya mengenal indikator yang sangat sederhana namun powerful: Williams %R (atau sering disebut Williams Percent Range). Williams %R dikembangkan oleh Larry Williams, seorang trader legendaris yang juga dikenal dengan berbagai kontribusinya dalam analisis teknikal. Indikator ini hampir identik dengan Stochastic Oscillator (Fast Stochastic), tetapi dengan satu perbedaan mendasar: Williams %R diplot dalam skala negatif (dari 0 hingga -100), sementara Stochastic diplot positif (0 hingga 100). Williams %R dirancang untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta memberikan sinyal entry dan exit yang jelas. Karena kesederhanaannya, indikator ini sangat populer di kalangan trader pemula maupun profesional. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Williams %R, mulai dari...

Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Cup and Handle klasik sebagai pola bullish yang sangat andal, kini saatnya mengenal kebalikannya: Cup and Handle Inverted, atau pola "Cangkir dan Gagang Terbalik". Jika Cup and Handle klasik menyerupai cangkir teh dengan gagang di sisi kanan dan memberikan sinyal beli, maka Cup and Handle Inverted menyerupai cangkir yang terbalik (seperti huruf "n" terbalik) dengan gagang di sisi kanan bawah, dan memberikan sinyal jual (bearish). Pola ini jauh lebih jarang ditemui dibandingkan versi klasiknya, tetapi ketika muncul, sinyal yang dihasilkan cenderung sangat kuat. Pola ini menandakan periode distribusi yang panjang, diikuti oleh konsolidasi singkat, sebelum harga jatuh ke level yang lebih rendah. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cup and Handle Inverted, mulai dari karakteristik, psikologi...

Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah menyatukan berbagai indikator yang kadang memberikan sinyal berbeda. Sebuah saham mungkin menunjukkan RSI overbought, tetapi MACD masih bullish, dan moving average masih naik. Mana yang harus Anda percaya? Chande Trend Meter (CTM) , yang dikembangkan oleh Tushar Chande (tokoh di balik indikator Chande Momentum Oscillator dan Qstick), adalah solusi untuk masalah ini. CTM menggabungkan beberapa indikator teknikal dalam berbagai time frame menjadi satu skor tunggal antara 0 hingga 100. Hasilnya adalah ukuran yang mudah dipahami tentang seberapa kuat tren suatu saham — tanpa harus menafsirkan puluhan indikator secara terpisah. Bagi trader yang ingin menyederhanakan proses analisis tanpa kehilangan kedalaman informasi, Chande Trend Meter adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Chande Trend Meter Chande Trend Meter adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  2. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  3. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  4. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  5. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  6. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  7. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  8. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  9. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  10. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

TradingView Chart - ULTJ