Update: Kamis, 30 April 2026

UNIC

PT. Unggul Indah Cahaya Tbk.

Rp 12.400
0.00%
Volume
20 lot
MA 5
12.305
MA 20
11.706
RSI
61.88
High
12.550
Low
12.400
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.51%
Support (10d)
11.050
Resistance (10d)
13.600
Volume Trend (10d)
+17.1%
Score
70
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
28.83 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UNIC saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.51%. Area support terdekat berada di sekitar Rp11.050, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp13.600.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 12.648 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 13.640 - 14.260 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 11.532 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren

Dalam analisis teknikal, candlestick standar (Japanese candlestick) adalah alat yang sangat populer. Namun, ia memiliki satu kelemahan signifikan: noise. Fluktuasi harga harian seringkali menghasilkan candlestick yang berantakan, dengan bayangan panjang dan tubuh pendek yang sulit diinterpretasikan. Seorang trader Jepang (yang namanya tidak tercatat dalam sejarah) mengembangkan solusi untuk masalah ini. Ia menciptakan versi modifikasi dari candlestick yang disebut Heikin Ashi. Nama "Heikin Ashi" berasal dari bahasa Jepang: "Heikin" berarti rata-rata, dan "Ashi" berarti kaki atau batang (candlestick). Jadi, Heikin Ashi adalah candlestick rata-rata. Ia menghaluskan harga dengan cara yang cerdas, menghasilkan chart yang jauh lebih bersih dan tren yang jauh lebih mudah dibaca. Apa Itu Heikin Ashi? Heikin Ashi adalah teknik memodifikasi candlestick dengan menghitung nilai rata-rata dari harga open, high, low, dan close...

The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support

Dalam analisis teknikal, terutama dalam metodologi Wyckoff, terdapat sebuah pola yang sangat kuat untuk mengidentifikasi bahwa suatu level support benar-benar kuat dan akan bertahan. Pola ini disebut The Spring Pattern (atau hanya "Spring"). Spring adalah pergerakan harga yang turun sejenak di bawah level support yang tampak jelas—menciptakan kepanikan di antara trader yang berpikir bahwa support telah ditembus—hanya untuk segera berbalik arah dan naik tajam kembali di atas level support tersebut. Nama "Spring" diambil dari analogi pegas yang ditekan ke bawah lalu melompat ke atas dengan kekuatan lebih besar. Bagi trader yang memahami pola ini, Spring adalah kesempatan emas untuk membeli di area support yang sudah teruji, seringkali dengan stop loss yang sangat dekat. Karakteristik The Spring Pattern The Spring Pattern adalah pola reversal bullish...

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Artikel menarik lainnya:

  1. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  2. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  3. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  4. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  5. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  6. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  7. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  8. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  9. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  10. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

TradingView Chart - UNIC