Update: Kamis, 30 April 2026

UNSP

PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Rp 370
-2.63%
Volume
10.988 lot
MA 5
389
MA 20
384
RSI
48.78
High
380
Low
370
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.06%
Support (10d)
370
Resistance (10d)
450
Volume Trend (10d)
+78.7%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
34.06 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.8)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UNSP saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp370, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp450.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 450 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 495, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 370 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren

Dalam analisis teknikal saham, Elliott Wave Theory memiliki berbagai bentuk gelombang. Setelah mempelajari Impulse Wave (5 gelombang) dan Corrective Wave (3 gelombang), kini saatnya mengenal pola yang unik dan sering menjadi kunci pembalikan tren: Diagonal Triangle (Segitiga Diagonal). Diagonal Triangle adalah pola gelombang yang berbentuk seperti segitiga, tetapi memiliki struktur internal yang berbeda dari triangle biasa. Pola ini sangat penting dikenali karena sering menandai akhir dari sebuah tren (ending diagonal) atau awal dari tren baru (leading diagonal). Tidak seperti impulse wave biasa yang mengikuti aturan "wave 4 tidak boleh tumpang tindih dengan wave 1", diagonal triangle justru melanggar aturan ini. Inilah yang membuatnya istimewa dan mudah dikenali. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Diagonal Triangle (baik Ending maupun Leading), mulai dari karakteristik, struktur...

Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Selain pola Doji, Hammer, atau Engulfing, ada pola tiga candlestick yang cukup akurat namun jarang dibahas: Advance Block. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan bearish (penurunan). Jika Anda seorang trader saham, mengenali Advance Block bisa membantu Anda keluar dari posisi beli sebelum harga benar-benar jatuh. Apa Itu Pola Advance Block? Advance Block adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul di akhir sebuah tren naik (uptrend). Meskipun ketiga candlestick berwarna hijau, pola ini justru memberi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai melemah dan harga berpotensi berbalik turun. Ciri khas utamanya adalah: Badan candlestick semakin pendek dari candlestick pertama ke ketiga. Harga tertinggi (high) terus naik, tetapi laju...

Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Double Bottom sebagai pola pembalikan bullish dengan dua lembah, kita kini beralih ke versi yang lebih kuat dan lebih meyakinkan: Triple Bottom. Triple Bottom adalah saudara kembar dari Triple Top, tetapi dengan arah yang terbalik. Pola ini terbentuk di akhir tren turun dan menandakan bahwa tekanan jual sudah benar-benar habis setelah tiga kali upaya yang gagal untuk menembus level support. Ketika pola ini terbentuk, sinyal pembalikan yang dihasilkan cenderung sangat kuat dan pergerakan harga setelah penembusan sering kali lebih tajam dibandingkan Double Bottom. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triple Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Triple Bottom? Triple Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal)...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  2. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  3. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  4. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  5. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  6. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  7. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  8. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  9. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  10. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

TradingView Chart - UNSP