Update: Kamis, 30 April 2026

TARA

PT. Agung Semesta Sejahtera Tbk.

Rp 32
-3.03%
Volume
5.115 lot
MA 5
33
MA 20
31
RSI
58.33
High
33
Low
32
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.98%
Support (10d)
31
Resistance (10d)
36
Volume Trend (10d)
+5.5%
Score
75
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-3.03 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 10 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TARA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.98%. Area support terdekat berada di sekitar Rp31, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp36.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 32 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 37 - 40 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 30 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

Dalam analisis teknikal modern, volume profile telah menjadi alat yang sangat populer untuk memahami di mana sebagian besar volume transaksi terjadi. Inti dari volume profile adalah Point of Control (POC)—level harga dengan volume perdagangan tertinggi dalam suatu periode. Namun, ada satu konsep lanjutan yang sering luput dari perhatian trader ritel, padahal sangat powerful: Naked Point of Control (Naked POC). Naked POC adalah POC yang saat ini "telanjang"—artinya, harga telah bergerak meninggalkannya dan tidak kembali menyentuh level tersebut dalam periode waktu yang signifikan. Level ini, yang dulunya merupakan zona kesepakatan tertinggi antara pembeli dan penjual, kini menjadi zona yang "menggoda". Ia akan bertindak sebagai magnet kuat yang akan menarik harga kembali, atau sebaliknya, menjadi zona penolakan yang sangat keras. Memahami Naked POC sama seperti mengetahui...

Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar

Dalam analisis teknikal, kebanyakan trader percaya bahwa volume besar harus diikuti pergerakan harga yang besar. Jika volume membeludak, seharusnya harga naik atau turun secara signifikan. Namun, ada satu fenomena yang membalik logika ini: Absorption. Absorption adalah kondisi di mana terjadi volume yang sangat besar, tetapi harga hampir tidak bergerak. Ini adalah salah satu sinyal paling kuat dalam analisis teknikal lanjutan, khususnya dalam VSA (Volume Spread Analysis) dan order flow trading. Absorption mengindikasikan bahwa pemain besar (smart money) sedang aktif — mereka menyerap semua order yang masuk tanpa membiarkan harga bergerak. Apa Itu Absorption? Absorption adalah situasi di mana volume perdagangan sangat tinggi, tetapi spread (rentang harga high-low) sangat sempit dan harga penutupan (close) berada di tengah-tengah range atau tidak menunjukkan pergerakan berarti. Filosofi dasar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  2. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  3. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  4. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  5. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  6. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  7. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  8. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  9. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  10. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan

TradingView Chart - TARA