Update: Kamis, 30 April 2026

VIVA

PT. Visi Media Asia Tbk.

Rp 52
-8.77%
Volume
1.038.700 lot
MA 5
55
MA 20
43
RSI
67.44
High
52
Low
52
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.49%
Support (10d)
40
Resistance (10d)
60
Volume Trend (10d)
+439.6%
Score
65
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
44.44 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (67.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -129.600 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VIVA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 67.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp40, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp60.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 53 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 57 - 60 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 48 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren

Dalam analisis teknikal, candlestick standar (Japanese candlestick) adalah alat yang sangat populer. Namun, ia memiliki satu kelemahan signifikan: noise. Fluktuasi harga harian seringkali menghasilkan candlestick yang berantakan, dengan bayangan panjang dan tubuh pendek yang sulit diinterpretasikan. Seorang trader Jepang (yang namanya tidak tercatat dalam sejarah) mengembangkan solusi untuk masalah ini. Ia menciptakan versi modifikasi dari candlestick yang disebut Heikin Ashi. Nama "Heikin Ashi" berasal dari bahasa Jepang: "Heikin" berarti rata-rata, dan "Ashi" berarti kaki atau batang (candlestick). Jadi, Heikin Ashi adalah candlestick rata-rata. Ia menghaluskan harga dengan cara yang cerdas, menghasilkan chart yang jauh lebih bersih dan tren yang jauh lebih mudah dibaca. Apa Itu Heikin Ashi? Heikin Ashi adalah teknik memodifikasi candlestick dengan menghitung nilai rata-rata dari harga open, high, low, dan close...

In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick dua hari sering menjadi favorit trader karena kesederhanaannya. Namun, tidak semua pola dua hari memiliki kekuatan sinyal yang sama. Salah satu pola yang tergolong "lembut" dan membutuhkan konfirmasi ekstra adalah In-Neck Line. Pola ini sering dianggap sebagai "adik" dari On-Neck Line dan Piercing Line. Meskipun termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), sinyal yang dihasilkan In-Neck Line tidak sekuat kedua saudaranya. Namun, dengan pemahaman yang tepat dan konfirmasi tambahan, pola ini tetap dapat dimanfaatkan untuk membaca peluang trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola In-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, perbedaannya dengan pola serupa, serta cara memanfaatkannya dengan bijak. Apa Itu Pola In-Neck Line? In-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin...

Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis

Dalam analisis teknikal saham, ada pola yang bentuknya begitu unik dan dramatis sehingga dinamakan seperti sebuah fenomena geografis. Pola itu adalah Island Reversal – atau pola "Pulau Terpencil". Island Reversal adalah salah satu pola pembalikan (reversal pattern) yang paling langka namun paling mudah dikenali. Pola ini terbentuk ketika sekelompok candlestick "terisolasi" dari pergerakan harga di sekitarnya oleh dua celah harga (gap) – satu gap masuk dan satu gap keluar – sehingga membentuk seperti sebuah pulau yang berdiri sendiri. Pola ini menandakan perubahan sentimen pasar yang sangat drastis dan tiba-tiba. Ketika terbentuk, Island Reversal sering kali diikuti oleh pergerakan harga yang cepat dan signifikan ke arah yang berlawanan. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Island Reversal, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  3. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  4. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  5. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  6. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  7. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  8. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  9. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  10. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan

TradingView Chart - VIVA