Update: Kamis, 30 April 2026

VTNY

PT. Venteny Fortuna International Tbk.

Rp 71
-4.05%
Volume
143.176 lot
MA 5
72
MA 20
70
RSI
54.55
High
74
Low
70
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
77
Volume Trend (10d)
-8.7%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
5.97 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -145 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VTNY saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp77.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 77 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 85, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 70 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga

Di antara puluhan alat analisis teknikal, ada satu yang bentuknya paling unik dan mudah dikenali: Andrews' Pitchfork. Alat ini menyerupai garpu tala raksasa dengan tiga garis paralel yang membentang ke masa depan, seolah-olah "menangkap" pergerakan harga di antara gigi-giginya. Dikembangkan oleh Alan H. Andrews, seorang insinyur dan trader asal Massachusetts, Pitchfork didasarkan pada ide yang brilian namun sederhana: harga cenderung bergerak dalam saluran paralel setelah membentuk tiga titik pivot yang signifikan. Andrews percaya bahwa pasar bergerak dalam gelombang yang terukur, dan Pitchfork adalah alat untuk mengukur gelombang tersebut. Apa Itu Andrews' Pitchfork? Andrews' Pitchfork adalah alat analisis teknikal yang menggambar tiga garis paralel berdasarkan tiga titik pivot signifikan: satu titik tengah (median line) dan dua garis luar (upper dan lower parallel) yang simetris di...

Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar trader hanya hafal pola-pola populer seperti doji, hammer, shooting star, atau engulfing. Namun, ada satu pola yang nyaris terlupakan, jarang dibahas dalam buku-buku mainstream, tetapi memiliki keunikan tersendiri dan tetap digunakan oleh para trader senior di Meksiko dan Amerika Latin. Pola itu bernama Trompo. Trompo (diucapkan: trom-po) adalah kata dalam bahasa Spanyol yang berarti "gasing" atau "topi putar". Dalam konteks candlestick, trompo adalah versi Meksiko dari apa yang dikenal secara internasional sebagai Spinning Top (gasing berputar). Namun, ada perbedaan filosofis dan interpretasi yang membuat trompo layak Anda pelajari sebagai tambahan wawasan. Meskipun jarang dipakai di kalangan trader Asia atau Eropa, memahami trompo akan memperkaya perangkat analisis Anda, terutama ketika Anda menghadapi kondisi pasar yang benar-benar bimbang. Apa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  2. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  3. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  4. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  5. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  6. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  7. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  8. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  9. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  10. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - VTNY