Update: Rabu, 13 Mei 2026

WBSA

PT. BSA Logistics Indonesia Tbk.

Rp 1.265
+10.00%
Volume
357.042 lot
MA 5
1.268
MA 20
1.150
RSI
59.01
High
1.265
Low
1.145
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
11.81%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
1.605
Volume Trend (10d)
+382.9%
Score
90
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
348.58 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8.670 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WBSA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 11.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.605.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.265 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.455 - 1.581 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.202 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengapa strategi Martingale, yaitu menggandakan posisi setelah kerugian, adalah bunuh diri finansial di pasar saham. Kini saatnya membahas kebalikannya: strategi Anti-Martingale. Jika Martingale adalah "menambah saat kalah", maka Anti-Martingale adalah menambah saat menang dan mengecil saat kalah. Strategi ini selaras dengan filosofi dasar trading yang paling terkenal: biarkan keuntungan Anda berjalan, dan potong kerugian Anda sejak dini. Anti-Martingale tidak terdengar "pasti berhasil" seperti klaim Martingale. Tidak ada jaminan bahwa Anda akan selalu untung. Namun justru karena kejujurannya itulah strategi ini bertahan dalam ujian waktu dan digunakan secara luas oleh trader profesional di seluruh dunia. Filosofi Dasar: Mengejar Keuntungan Bukan Menguber Kerugian Perbedaan mendasar antara Martingale dan Anti-Martingale terletak pada apa yang Anda kejar. Martingale mengejar pemulihan kerugian. Ia lahir...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  2. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  3. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  4. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  5. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  6. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  7. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  8. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  9. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  10. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - WBSA