Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader familiar dengan pola seperti Engulfing, Morning Star, atau Three White Soldiers. Namun, ada satu pola continuation yang sangat kuat namun jarang dibahas—Mat Hold (Tahanan Matras).
Pola ini mungkin terlihat mirip dengan Rising/Falling Three Methods pada pandangan pertama, namun memiliki perbedaan krusial yang membuatnya lebih kuat sebagai sinyal kelanjutan tren. Nama “Mat Hold” berasal dari bentuknya yang seperti “matras”—harga seolah-olah ditahan di atas matras sebelum melanjutkan pergerakan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Mat Hold (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, perbedaannya dengan pola serupa, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan.
Apa Itu Mat Hold?
Mat Hold adalah pola lima candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini dapat bersifat bullish (dalam uptrend) maupun bearish (dalam downtrend).
Berbeda dengan pola reversal yang menandakan perubahan arah, Mat Hold justru menegaskan bahwa tren yang sedang berlangsung akan terus berlanjut setelah periode konsolidasi singkat.
Mat Hold Bullish (Kelanjutan Naik)
Pola ini terbentuk di tengah tren naik (uptrend) dan terdiri dari:
| Posisi | Karakteristik | Warna | Makna |
|---|---|---|---|
| Candle 1 | Bullish panjang | Hijau/putih | Awal kenaikan yang kuat |
| Candle 2 | Bearish kecil, gap up dari candle 1 | Merah/hitam | Koreksi awal, tetapi ada gap |
| Candle 3 | Bearish kecil (bisa terus turun) | Merah/hitam | Koreksi berlanjut |
| Candle 4 | Bearish kecil | Merah/hitam | Koreksi berlanjut |
| Candle 5 | Bullish panjang, gap up | Hijau/putih | Kelanjutan kenaikan |
Syarat mutlak:
- Candle 2 harus gap up dari candle 1
- Seluruh candle 2-4 harus berada di atas low candle 1
- Candle 5 harus gap up dan menutup di atas range candle sebelumnya
Mat Hold Bearish (Kelanjutan Turun)
Pola ini terbentuk di tengah tren turun (downtrend) dan terdiri dari:
| Posisi | Karakteristik | Warna | Makna |
|---|---|---|---|
| Candle 1 | Bearish panjang | Merah/hitam | Awal penurunan yang kuat |
| Candle 2 | Bullish kecil, gap down dari candle 1 | Hijau/putih | Koreksi naik, tetapi ada gap |
| Candle 3 | Bullish kecil | Hijau/putih | Koreksi berlanjut |
| Candle 4 | Bullish kecil | Hijau/putih | Koreksi berlanjut |
| Candle 5 | Bearish panjang, gap down | Merah/hitam | Kelanjutan penurunan |
Syarat mutlak:
- Candle 2 harus gap down dari candle 1
- Seluruh candle 2-4 harus berada di bawah high candle 1
- Candle 5 harus gap down dan menutup di bawah range candle sebelumnya
Visualisasi Mat Hold
Mat Hold Bullish
Hari 1: [============] ← Candle hijau panjang
(GAP UP)
Hari 2: [==] ← Candle merah kecil (di dalam range candle 1)
Hari 3: [==] ← Candle merah kecil
Hari 4: [==] ← Candle merah kecil
(GAP UP)
Hari 5: [============] ← Candle hijau panjang, close > high candle 1Perhatikan bahwa candle 2, 3, dan 4 berada di dekat bagian atas tubuh candle 1—tidak turun terlalu dalam seperti pada Rising Three Methods.
Mat Hold Bearish
Hari 1: [============] ← Candle merah panjang
(GAP DOWN)
Hari 2: [==] ← Candle hijau kecil (di dalam range candle 1)
Hari 3: [==] ← Candle hijau kecil
Hari 4: [==] ← Candle hijau kecil
(GAP DOWN)
Hari 5: [============] ← Candle merah panjang, close < low candle 1Mat Hold vs Rising/Falling Three Methods: Perbedaan Kunci
Ini adalah pertanyaan paling sering diajukan: Apa bedanya Mat Hold dengan Rising/Falling Three Methods?
| Aspek | Rising Three Methods | Mat Hold Bullish |
|---|---|---|
| Gap pada candle 2 | Tidak wajib | WAJIB (gap up) |
| Posisi candle tengah | Bisa turun hingga mendekati low candle 1 | Tetap dekat dengan atas tubuh candle 1 |
| Kekuatan sinyal | Kuat | Lebih kuat |
| Frekuensi | Jarang | Sangat langka |
| Aspek | Falling Three Methods | Mat Hold Bearish |
|---|---|---|
| Gap pada candle 2 | Tidak wajib | WAJIB (gap down) |
| Posisi candle tengah | Bisa naik hingga mendekati high candle 1 | Tetap dekat dengan bawah tubuh candle 1 |
| Kekuatan sinyal | Kuat | Lebih kuat |
Intinya: Mat Hold adalah versi “super” dari Rising/Falling Three Methods dengan syarat gap dan posisi konsolidasi yang lebih ketat—inilah mengapa ia dianggap sebagai pola continuation paling kuat.
Psikologi di Balik Mat Hold Bullish
Mat Hold menggambarkan “koreksi dangkal” yang gagal mengganggu tren naik.
Babak 1: Candle Bullish Panjang dengan Gap (Hari 1)
Pasar sedang dalam tren naik. Hari ini, pembeli (bull) menunjukkan kekuatan luar biasa. Harga naik tajam dan ditutup di level tertinggi.
Sentimen: Bullish sangat kuat.
Babak 2: Tiga Candle Kecil dengan Gap (Hari 2-4)
Keesokan harinya, harga membuka lebih tinggi (gap up)—menunjukkan antusiasme yang berkelanjutan. Namun, sepanjang hari, harga turun sedikit dan ditutup sebagai candle merah kecil.
Dua hari berikutnya, pola serupa terjadi: harga bergerak turun sedikit, tetapi masih bertahan di dekat bagian atas tubuh candle 1.
Apa yang terjadi? Ini adalah koreksi dangkal yang sangat bullish. Berbeda dengan konsolidasi biasa, harga tidak pernah benar-benar turun signifikan. Penjual hanya mampu mendorong harga turun sedikit—mereka tidak punya kekuatan untuk mencapai area low candle 1.
Sentimen: Bullish masih dominan. Penjual lemah.
Babak 3: Candle Bullish Panjang dengan Gap (Hari 5)
Keesokan harinya, pembeli kembali muncul. Harga membuka lebih tinggi lagi (gap up) dan terus naik dengan kuat, menutup di atas semua candle sebelumnya.
Apa artinya? Konsolidasi dangkal telah berakhir. Pembeli kembali menguasai. Penjual yang mencoba melawan di hari 2-4 kini terjebak.
Sentimen: Bullish kembali dominan. Tren naik berlanjut dengan momentum yang kuat.
Psikologi di Balik Mat Hold Bearish
Kebalikannya untuk tren turun:
- Penurunan kuat dengan gap down (candle 1)
- Koreksi naik dangkal—pembeli hanya mampu menaikkan harga sedikit, tidak pernah mencapai area high candle 1 (candle 2-4)
- Kelanjutan penurunan dengan gap down (candle 5)
Contoh Visual Mat Hold
Contoh Mat Hold Bullish Sempurna
Bayangkan saham PT Bank Maju (fiktif) dalam uptrend:
- Tren sebelumnya: Uptrend dari Rp5.000 ke Rp6.000
- Candle 1 (bullish): Open = Rp6.000, Close = Rp6.500 (naik 500)
- Gap up: Harga membuka lebih tinggi
- Candle 2 (bearish kecil): Open = Rp6.600, Close = Rp6.520 (turun 80)
- Candle 3 (bearish kecil): Open = Rp6.540, Close = Rp6.480 (turun 60)
- Candle 4 (bearish kecil): Open = Rp6.500, Close = Rp6.460 (turun 40)
- Gap up: Harga membuka lebih tinggi
- Candle 5 (bullish): Open = Rp6.550, Close = Rp7.000
Hasil: Mat Hold Bullish yang sempurna.
Contoh Mat Hold Bearish Sempurna
Bayangkan saham PT Properti (fiktif) dalam downtrend:
- Tren sebelumnya: Downtrend dari Rp8.000 ke Rp6.000
- Candle 1 (bearish): Open = Rp6.000, Close = Rp5.500
- Gap down
- Candle 2-4: Tiga candle hijau kecil yang naik tipis, tetap di bawah high candle 1
- Gap down
- Candle 5 (bearish): Turun ke Rp5.000
Contoh INVALID
| Skenario | Mengapa Invalid |
|---|---|
| Tidak ada gap pada candle 2 | BUKAN Mat Hold (bisa jadi Rising Three Methods) |
| Candle tengah turun menyentuh low candle 1 | Terlalu dalam—bukan Mat Hold |
| Candle 5 tidak gap up/down | Konfirmasi lemah |
| Candle 2-4 berjumlah 2 atau 5 | Idealnya 3, meskipun variasi diperbolehkan |
Tingkat Kekuatan Sinyal Mat Hold
Mat Hold adalah salah satu pola continuation dengan kekuatan sangat tinggi—bahkan lebih kuat dari Rising/Falling Three Methods.
| Faktor | Efek terhadap kekuatan |
|---|---|
| Gap pada candle 2 dan candle 5 | ✅ Sangat kuat |
| Candle tengah tetap dekat dengan ekstrem candle 1 | ✅ Sangat kuat |
| Candle 5 panjang dengan volume tinggi | ✅ Konfirmasi sempurna |
| Terjadi di tengah tren yang sudah mapan | ✅ Sangat andal |
| Volume turun saat konsolidasi, naik saat breakout | ✅ Konfirmasi tambahan |
Tingkat kekuatan dibandingkan pola continuation lain:
| Pola | Kekuatan |
|---|---|
| Mat Hold | ★★★★★ (Paling kuat) |
| Rising/Falling Three Methods | ★★★★☆ |
| Bullish/Bearish Flag (chart pattern) | ★★★★☆ |
Strategi Trading dengan Mat Hold
Karena Mat Hold adalah pola continuation yang sangat kuat, strateginya berfokus pada entry searah tren setelah konfirmasi.
Untuk Mat Hold Bullish (Membuka/Menambah Posisi Long)
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Entry Point (Agresif) | Di penutupan candle ke-5 (begitu pola terbentuk) |
| Entry Point (Konservatif) | Pada candle berikutnya, atau saat pullback ringan |
| Stop Loss | Letakkan di bawah terendah candle tengah (area konsolidasi) |
| Target Profit | Gunakan Fibonacci extension (61.8% – 78.6%) atau level resistance terdekat |
Contoh Perhitungan Risk-Reward (Mat Hold Bullish)
Data dari contoh sebelumnya:
- Low candle tengah (terendah konsolidasi): Rp6.450
- Candle 5 close: Rp7.000
Strategi Entry:
- Entry: Rp7.000
- Stop loss: Rp6.400 (di bawah low konsolidasi)
- Risk: Rp600
- Target 1: Rp7.600 (Reward Rp600 → ratio 1:1)
- Target 2: Rp8.200 (Reward Rp1.200 → ratio 1:2)
Untuk Mat Hold Bearish (Menjual atau Short)
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Untuk pemilik saham | Cut loss atau take profit di penutupan candle 5 |
| Entry Short | Di penutupan candle ke-5 |
| Stop Loss | Letakkan di atas tertinggi candle tengah |
| Target Profit | Level support terdekat atau Fibonacci extension |
Catatan untuk pasar saham Indonesia: Short selling tidak diperbolehkan untuk saham reguler. Mat Hold Bearish tetap berguna untuk menjual saham yang sudah Anda miliki atau menghindari pembelian baru.
Konfirmasi dengan Indikator Tambahan
Karena Mat Hold adalah pola yang langka, sebaiknya dikonfirmasi dengan indikator lain:
1. RSI Stochastic
- Untuk Mat Hold Bullish: Pastikan RSI Stoch menunjukkan kondisi oversold (nilai di bawah 0.20) pada saat konsolidasi—ini menandakan potensi reversal ke tren naik.
- Untuk Mat Hold Bearish: Pastikan RSI Stoch menunjukkan kondisi overbought pada saat konsolidasi.
2. Fibonacci Retracement
- Entry level dapat ditempatkan di area 23.6% atau 0.0% Fibonacci
- Target profit dapat ditempatkan di area 61.8% atau 78.6% Fibonacci
3. Volume
- Volume idealnya turun selama konsolidasi (candle 2-4)
- Volume harus melonjak pada candle 5 (breakout)
Kelemahan dan Batasan Pola
Meskipun sangat kuat, Mat Hold memiliki beberapa kelemahan:
- Sangat langka – Anda mungkin jarang menemukan pola sempurna dengan dua gap dan konsolidasi dangkal.
- Membutuhkan kesabaran – Anda harus menunggu 5 hari untuk konfirmasi penuh.
- Subjektivitas “dekat dengan ekstrem” – Trader pemula sering kesulitan menilai apakah candle tengah cukup “dekat” dengan batas candle 1.
- Membutuhkan konfirmasi tambahan – Karena kelangkaannya, sebaiknya dikombinasikan dengan indikator lain.
- Tertinggal (lagging) – Entry di candle 5 berarti Anda melewatkan sebagian pergerakan.
Saran: Jangan memaksakan identifikasi Mat Hold jika syarat tidak terpenuhi. Jika ragu, anggap sebagai Rising/Falling Three Methods biasa.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Mat Hold?
| Situasi | Mat Hold Bullish | Mat Hold Bearish |
|---|---|---|
| Di tengah tren yang kuat | ✅ Sangat direkomendasikan | ✅ Sangat direkomendasikan |
| Dua gap jelas (candle 2 & 5) | ✅ Sinyal terkuat | ✅ Sinyal terkuat |
| Konsolidasi dangkal (dekat ekstrem candle 1) | ✅ Valid | ✅ Valid |
| Volume melonjak di candle 5 | ✅ Konfirmasi sempurna | ✅ Konfirmasi sempurna |
| Di time frame daily atau weekly | ✅ Paling andal | ✅ Paling andal |
| Di pasar sideways | ❌ HINDARI | ❌ HINDARI |
| Di akhir tren yang sudah panjang | ⚠️ Hati-hati—bisa jadi exhaustion | ⚠️ Hati-hati |
Ringkasan Cepat Mat Hold
Mat Hold Bullish
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Tren sebelumnya | Uptrend |
| Candle 1 | Bullish panjang |
| Candle 2 | Bearish kecil dengan gap up dari candle 1 |
| Candle 3-4 | Bearish kecil (turun, tetapi di dalam range candle 1) |
| Candle 5 | Bullish panjang dengan gap up |
| Posisi candle tengah | Tetap dekat dengan atas tubuh candle 1 |
| Sinyal | Kelanjutan bullish (SANGAT KUAT) |
| Entry | Di close candle 5 |
| Stop Loss | Di bawah low candle tengah |
Mat Hold Bearish
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Tren sebelumnya | Downtrend |
| Candle 1 | Bearish panjang |
| Candle 2 | Bullish kecil dengan gap down dari candle 1 |
| Candle 3-4 | Bullish kecil (naik, tetapi di dalam range candle 1) |
| Candle 5 | Bearish panjang dengan gap down |
| Posisi candle tengah | Tetap dekat dengan bawah tubuh candle 1 |
| Sinyal | Kelanjutan bearish (SANGAT KUAT) |
| Entry | Di close candle 5 |
| Stop Loss | Di atas high candle tengah |
Kesimpulan
Mat Hold adalah pola lima candlestick continuation yang sangat kuat dan jarang terjadi. Pola ini menandakan bahwa setelah periode konsolidasi dangkal, tren yang sedang berlangsung akan berlanjut dengan momentum yang kuat.
Poin penting yang harus diingat:
- Mat Hold Bullish = uptrend + gap up + konsolidasi dangkal + gap up → kelanjutan naik
- Mat Hold Bearish = downtrend + gap down + konsolidasi dangkal + gap down → kelanjutan turun
- Perbedaan dengan Rising/Falling Three Methods: WAJIB ada gap pada candle 2 dan candle 5
- Posisi candle tengah tetap dekat dengan ekstrem candle 1 (bukan turun/naik dalam)
- Kekuatan sinyal: Paling kuat di antara pola continuation
Kapan Mat Hold menjadi sinyal terbaik?
- ✅ Di tengah tren yang sudah mapan
- ✅ Dua gap yang jelas (candle 2 dan candle 5)
- ✅ Konsolidasi dangkal (candle tengah dekat dengan ekstrem candle 1)
- ✅ Volume melonjak di candle 5
- ✅ Dikonfirmasi dengan RSI Stochastic atau Fibonacci
- ✅ Di time frame daily atau weekly
Kapan mengabaikan Mat Hold?
- ❌ Jika tidak ada gap pada candle 2 atau candle 5
- ❌ Jika candle tengah turun/naik terlalu dalam
- ❌ Di pasar sideways
- ❌ Di akhir tren yang sudah sangat panjang
Dengan memahami karakteristik Mat Hold, Anda memiliki salah satu senjata paling ampuh untuk menangkap kelanjutan tren dengan kekuatan tertinggi. Pola ini langka, tetapi ketika muncul, ia layak mendapat perhatian penuh Anda.
Artikel menarik lainnya:
- Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
- Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
- Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
- Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang “Bangun”
- Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
- Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
- Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
- Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
- Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
- Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi