Update: Kamis, 30 April 2026

ASPR

PT. Asia Pramulia Tbk.

Rp 290
+13.28%
Volume
3.499.780 lot
MA 5
238
MA 20
244
RSI
56.50
High
296
Low
260
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.54%
Support (10d)
180
Resistance (10d)
296
Volume Trend (10d)
+315.5%
Score
80
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
105.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 14.496 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASPR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.54%. Area support terdekat berada di sekitar Rp180, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp296.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 290 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 334 - 363 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 276 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berusaha mengukur kekuatan tren — tetapi kebanyakan dari mereka hanya melihat harga penutupan. Bagaimana dengan pergerakan harga di dalam periode itu sendiri? Apakah tren naik yang terjadi karena pergerakan yang konsisten setiap hari berbeda dengan tren naik yang terjadi dengan pergerakan yang liar? Vortex Indicator menjawab pertanyaan ini. Dikembangkan oleh Etienne Botes dan Douglas Siepman, indikator ini mengukur arah tren dengan menganalisis pergerakan harga dari periode ke periode — bukan hanya dari close ke close, tetapi dari high ke high dan low ke low. Hasilnya adalah dua garis: VI+ (Vortex positif) dan VI- (Vortex negatif), yang saling bersilangan untuk memberikan sinyal beli dan jual. Bagi trader yang ingin memahami "pusaran" pergerakan pasar, Vortex Indicator adalah alat yang unik dan...

Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola memiliki nama yang mudah diingat karena menyerupai bentuk geometris atau benda sehari-hari. Namun, ada satu pola dengan nama yang cukup unik dan deskriptif: Bump and Run (BARR) – pola di mana harga "menabrak" (bump) lalu "berlari" (run) ke arah sebaliknya. Pola Bump and Run pertama kali dikembangkan oleh Thomas Bulkowski, seorang penulis terkenal di bidang analisis teknikal. Pola ini tergolong jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia mampu memberikan sinyal pembalikan yang sangat kuat, baik bullish maupun bearish. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bump and Run (BARR), mulai dari karakteristik, tiga fase utamanya, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Bump and Run (BARR)? Bump and Run (BARR) adalah...

Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, mungkin tidak ada yang terlihat semisterius, sekontroversial, dan sekuat Gann Angles. Dikembangkan oleh William Delbert Gann (1878-1955), seorang trader legendaris yang dikatakan mengubah $10 menjadi $50 juta dalam 30 tahun, Gann Angles adalah sistem analisis yang menghubungkan waktu dan harga dalam kerangka geometri. Gann percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang teratur dan dapat diprediksi menggunakan rasio geometris. Baginya, hubungan antara waktu dan harga tidak acak, tetapi mengikuti rasio tertentu seperti 1:1, 2:1, 1:2, dan seterusnya. Apa Itu Gann Angles? Gann Angles adalah garis-garis diagonal yang digambar dari titik puncak atau dasar signifikan dengan kemiringan tertentu. Setiap sudut merepresentasikan hubungan spesifik antara pergerakan harga (sumbu vertikal) dan waktu (sumbu horizontal). Filosofi dasar Gann: "Ketika waktu dan harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  2. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  3. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  4. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  5. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  6. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  7. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  8. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  9. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  10. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance

TradingView Chart - ASPR