Update: Kamis, 30 April 2026

YELO

PT. Yelooo Integra Datanet Tbk.

Rp 103
-0.96%
Volume
973.925 lot
MA 5
103
MA 20
106
RSI
48.48
High
108
Low
98
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.63%
Support (10d)
97
Resistance (10d)
131
Volume Trend (10d)
-23.1%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.10 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9.128 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham YELO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp97, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp131.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 131 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 144, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 97 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola pembalikan terbentuk secara tajam dan drastis. Namun, ada satu pola yang sangat berbeda: ia terbentuk secara perlahan, bertahap, dan sering kali tidak disadari oleh banyak trader. Pola itu adalah Rounding Top, yang juga dikenal sebagai Dome atau Inverse Saucer. Rounding Top adalah pola yang menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari euphoria menjadi apatis, lalu menjadi pesimisme. Tidak seperti Double Top atau Head and Shoulders yang terbentuk dengan gerakan harga yang jelas naik-turun, Rounding Top membentuk kurva yang melengkung halus seperti kubah atau setengah lingkaran. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Top? Rounding Top adalah pola pembalikan...

Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD

Dalam analisis teknikal saham, pola AB=CD adalah fondasi dari semua pola harmonic. Namun, tidak semua pergerakan harga membentuk simetri sempurna dengan AB sama persis dengan CD. Di sinilah pola Alternate AB=CD berperan. Alternate AB=CD (atau sering disebut "Alternate AB=CD") adalah pengembangan dari pola AB=CD klasik di mana panjang CD tidak sama dengan AB, melainkan memiliki rasio Fibonacci tertentu terhadap AB – biasanya 1.272, 1.618, 2.000, atau 2.240. Pola ini sangat penting dipahami karena lebih sering terjadi di pasar nyata dibandingkan AB=CD sempurna. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Alternate AB=CD (baik bullish maupun bearish), mulai dari karakteristik, berbagai variasi rasio, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Alternate AB=CD? Alternate AB=CD adalah pola harmonic yang terdiri dari empat titik (A,...

Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Cup and Handle klasik sebagai pola bullish yang sangat andal, kini saatnya mengenal kebalikannya: Cup and Handle Inverted, atau pola "Cangkir dan Gagang Terbalik". Jika Cup and Handle klasik menyerupai cangkir teh dengan gagang di sisi kanan dan memberikan sinyal beli, maka Cup and Handle Inverted menyerupai cangkir yang terbalik (seperti huruf "n" terbalik) dengan gagang di sisi kanan bawah, dan memberikan sinyal jual (bearish). Pola ini jauh lebih jarang ditemui dibandingkan versi klasiknya, tetapi ketika muncul, sinyal yang dihasilkan cenderung sangat kuat. Pola ini menandakan periode distribusi yang panjang, diikuti oleh konsolidasi singkat, sebelum harga jatuh ke level yang lebih rendah. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cup and Handle Inverted, mulai dari karakteristik, psikologi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  2. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  3. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  4. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  5. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  6. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  7. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  8. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  9. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  10. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

TradingView Chart - YELO