Update: Kamis, 30 April 2026

BNBA

PT. Bank Bumi Arta Tbk.

Rp 795
-3.05%
Volume
4.499 lot
MA 5
816
MA 20
738
RSI
59.74
High
845
Low
775
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.07%
Support (10d)
625
Resistance (10d)
920
Volume Trend (10d)
+385.4%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
18.66 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -821 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNBA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp625, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp920.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 920 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.012, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 625 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick

Dalam dunia trading saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk membaca sentimen pasar. Di antara berbagai pola dua candlestick yang ada, Tweezer Bottom merupakan formasi yang cukup diandalkan untuk mengindikasikan potensi pembalikan harga dari tren turun menjadi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Tweezer Bottom, bagaimana cara mengidentifikasinya, makna psikologis di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Tweezer Bottom? Secara harfiah, tweezer berarti "pinset". Nama ini diambil karena bentuk dua candlestick dalam pola ini memiliki sumbu bawah (lower shadow) yang panjang dan sejajar—mirip dengan dua ujung pinset yang menyentuh titik harga yang sama. Definisi: Tweezer Bottom adalah pola pembalikan bullish yang terbentuk setelah terjadinya penurunan harga. Pola ini terdiri dari dua...

Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Double Bottom sebagai pola pembalikan bullish dengan dua lembah, kita kini beralih ke versi yang lebih kuat dan lebih meyakinkan: Triple Bottom. Triple Bottom adalah saudara kembar dari Triple Top, tetapi dengan arah yang terbalik. Pola ini terbentuk di akhir tren turun dan menandakan bahwa tekanan jual sudah benar-benar habis setelah tiga kali upaya yang gagal untuk menembus level support. Ketika pola ini terbentuk, sinyal pembalikan yang dihasilkan cenderung sangat kuat dan pergerakan harga setelah penembusan sering kali lebih tajam dibandingkan Double Bottom. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triple Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Triple Bottom? Triple Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal)...

Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang

Dalam analisa teknikal saham, Spinning Top adalah representasi sempurna dari keseimbangan kekuatan atau indecision. Memahami pola ini sama pentingnya dengan memahami pola reversal, karena Spinning Top sering menjadi "penanda" bahwa perubahan besar akan segera terjadi. Apa Itu Spinning Top? Secara visual, Spinning Top memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Kecil (baik hijau maupun merah) Sumbu atas (upper shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Sumbu bawah (lower shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Bentuk keseluruhan Simetris, seperti gasing yang berputar Nama lain: Spinning Top juga dikenal sebagai "High Wave" jika sumbu sangat panjang, atau "Neutral Doji" jika tubuh hampir tidak ada. Perbedaan utama dengan Doji: Doji: Tubuh hampir tidak ada (open ≈ close). Spinning Top: Tubuh kecil tapi jelas ada (open dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  2. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  3. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  4. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  5. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  6. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  7. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  8. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  9. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  10. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang

TradingView Chart - BNBA