Update: Kamis, 30 April 2026

BNBR

PT. Bakrie & Brothers Tbk

Rp 214
-2.73%
Volume
11.894.130 lot
MA 5
213
MA 20
183
RSI
71.43
High
224
Low
204
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.23%
Support (10d)
202
Resistance (10d)
240
Volume Trend (10d)
-46.7%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
59.70 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (71.4) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -489.198 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNBR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 71.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp202, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp240.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 202, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil

Dalam analisis teknikal, salah satu pengalaman paling membuat frustrasi bagi trader adalah ketika harga tampaknya akan breakout—menembus level resistance atau support penting—hanya untuk segera berbalik arah dan menjebak mereka yang masuk di "breakout" tersebut. Fenomena ini dikenal dengan berbagai istilah: false breakout, fakeout, atau The False Bar. The False Bar adalah pola candlestick spesifik yang mengindikasikan bahwa breakout yang terjadi kemungkinan besar palsu dan harga akan kembali ke dalam rentang konsolidasi atau bahkan berbalik arah. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin menghindari jebakan breakout dan justru memanfaatkannya untuk entry di arah yang berlawanan. Karakteristik The False Bar The False Bar adalah sebuah candlestick yang tampak seperti akan melakukan breakout (menembus level resistance atau support), tetapi gagal bertahan dan ditutup kembali di dalam...

Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish

Dalam analisis teknikal saham, pola segitiga (triangle patterns) adalah salah satu formasi yang paling sering ditemui. Di antara ketiga jenis segitiga – ascending, descending, dan symmetrical – Ascending Triangle adalah yang paling bullish. Ascending Triangle adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang paling optimis. Ia terbentuk di tengah tren naik dan menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, harga kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikannya. Pola ini sangat dicari oleh trader karena memberikan sinyal beli yang cukup akurat dengan target harga yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Ascending Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Ascending Triangle? Ascending Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline: Garis resistance horizontal...

Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati

Dalam analisis teknikal, banyak indikator yang hanya berfokus pada harga, mengabaikan volume sebagai komponen penting. Padahal, volume adalah "bahan bakar" di balik pergerakan harga. Sebuah pergerakan naik tanpa volume yang cukup mungkin hanya ilusi, sementara pergerakan naik dengan volume besar adalah sinyal kekuatan sejati. Di sinilah Force Index berperan. Dikembangkan oleh Dr. Alexander Elder (sosok yang sama di balik Elder Ray Index), Force Index adalah indikator yang menggabungkan tiga elemen penting: arah pergerakan harga, jarak pergerakan, dan volume. Dengan menggabungkan ketiganya, Force Index memberikan gambaran tentang "kekuatan sejati" dari sebuah pergerakan harga. Karakteristik Force Index Force Index adalah indikator osilator yang mengukur kekuatan di balik pergerakan harga. Semakin besar perubahan harga dan semakin tinggi volume, semakin besar nilai Force Index. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  2. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  3. Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik
  4. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  5. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  6. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  7. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  8. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  9. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  10. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

TradingView Chart - BNBR