Update: Kamis, 30 April 2026

BOLT

PT. Garuda Metalindo Tbk.

Rp 900
0.00%
Volume
88 lot
MA 5
924
MA 20
912
RSI
43.33
High
920
Low
900
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.06%
Support (10d)
900
Resistance (10d)
950
Volume Trend (10d)
-23.7%
Score
65
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-3.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 12 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOLT saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp900, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp950.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 918 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 990 - 1.035 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 837 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick hanya melibatkan... ya, dua candlestick. Namun, ada satu pola unik yang namanya merujuk pada tiga candlestick tetapi tetap dikategorikan sebagai pola dua candlestick karena esensi perbandingannya antara candle pertama dan ketiga. Pola itu adalah Stick Sandwich. Pola ini mendapat namanya dari bentuknya yang menyerupai roti lapis (sandwich)—dua candlestick di "luar" memiliki warna yang sama, sementara candlestick di "tengah" memiliki warna berlawanan, seperti isi sandwich. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Stick Sandwich, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Stick Sandwich? Stick Sandwich adalah pola reversal (pembalikan) yang terdiri dari tiga candlestick, tetapi secara konsep termasuk dalam pembahasan pola dua candlestick karena fokus utamanya adalah...

Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib

Di antara sekian banyak alat analisis teknikal, ada satu yang pendekatannya paling unik dan berbeda dari yang lain. Alat ini tidak menggunakan moving average, tidak menggunakan rumus statistik kompleks, dan tidak menggunakan rasio Fibonacci seperti kebanyakan indikator lainnya. Alat itu adalah Murray Math Lines (MML). Dikembangkan oleh seorang trader legendaris bernama T.H. Murray, yang kemudian dipopulerkan dan disempurnakan oleh Tim Murray (kecil kemungkinan ada hubungan keluarga, meskipun namanya mirip), MML didasarkan pada konsep yang brilian namun sederhana: harga bergerak dalam oktaf. Ya, seperti oktaf dalam musik. Murray percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang terbagi menjadi 8 bagian sama besar, dan level-level ini berulang pada skala yang berbeda. Hasilnya adalah sebuah sistem support dan resistance yang sangat terstruktur. Apa Itu Murray Math Lines? Murray...

Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan

Dalam analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader lebih fokus mencari sinyal pembalikan (reversal). Mereka ingin tahu kapan harga akan berbalik arah. Namun, ada kalanya justru sinyal kelanjutan (continuation) yang lebih berharga, karena memungkinkan trader ikut mengendarai tren yang sudah berjalan. Salah satu pola kelanjutan bearish yang paling menarik namun jarang dibahas adalah Downside Gap Three Methods. Pola multi candlestick ini adalah "saudara" dari Upside Gap Two Crows, tapi dengan cerita yang berbeda. Mari kita bedah. Apa Itu Downside Gap Three Methods? Downside Gap Three Methods adalah pola kelanjutan bearish (bearish continuation) yang terdiri dari empat candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung. Namanya cukup deskriptif: Downside: mengarah ke bawah (bearish) Gap: ada celah harga Three Methods: tiga metode/candlestick tambahan setelah gap Pola ini menceritakan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  2. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  3. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  4. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  5. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  6. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  7. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  8. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  9. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  10. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar

TradingView Chart - BOLT