Update: Kamis, 30 April 2026

BTON

PT. Betonjaya Manunggal Tbk.

Rp 368
0.00%
Volume
496 lot
MA 5
378
MA 20
381
RSI
31.82
High
396
Low
368
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.00%
Support (10d)
364
Resistance (10d)
396
Volume Trend (10d)
-9.0%
Score
25
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.13 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BTON saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp364, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp396.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 346 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang dinamai sesuai dengan hewan buas yang dikenal dengan kesabarannya dalam berburu – Alligator (Buaya). Indikator ini dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader legendaris yang juga menciptakan indikator lain seperti Awesome Oscillator dan Fractals. Alligator adalah indikator yang dirancang untuk membantu trader mengidentifikasi apakah pasar sedang "tidur" (sideways/ konsolidasi) atau "bangun" (trending/ bergerak). Konsepnya sederhana: seekor buaya yang tidur (garis-garis menyempit) akan segera bangun dan membuka mulutnya lebar-lebar (garis-garis melebar) untuk berburu korbannya – dalam hal ini, pergerakan harga yang kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Alligator, mulai dari filosofi di baliknya, komponen garis-garis, cara membaca fase tidur dan bangun, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Indikator Alligator? Alligator adalah indikator teknikal yang terdiri...

Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengikuti tren — mengidentifikasi arah, kekuatan, dan momentum pergerakan harga. Namun, ada satu indikator yang melakukan kebalikannya: Detrended Price Oscillator (DPO). Indikator ini justru menghilangkan tren dari harga sehingga Anda dapat melihat siklus dan osilasi yang tersembunyi di balik tren utama. Dikembangkan oleh analis teknikal terkenal, Walter Bressert, DPO membantu trader mengidentifikasi siklus pasar (cycle) dengan menghilangkan komponen tren jangka panjang. Bagi trader yang percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang berulang, DPO adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Detrended Price Oscillator (DPO) DPO adalah indikator osilator yang menghitung selisih antara harga dengan moving average yang telah digeser (shifted). Dengan menggeser moving average ke masa lalu, DPO menghilangkan tren jangka panjang dan menyisakan komponen siklus. Ciri-ciri spesifiknya...

Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang

Dalam analisa teknikal saham, sebagian besar trader mengenal Doji sebagai pola candlestick netral. Namun, tahukah Anda bahwa ada varian Doji yang mencerminkan pergolakan emosi pasar paling ekstrem? Pola itu bernama Long Legged Doji. Long Legged Doji tidak sekadar menunjukkan ketidakpastian—ia menceritakan pertempuran sengit antara bull dan bear sepanjang periode perdagangan, namun berakhir tanpa pemenang. Artikel ini akan membedah tuntas pola satu candlestick yang wajib Anda kenali ini. Apa Itu Long Legged Doji? Long Legged Doji adalah varian dari pola Doji yang memiliki ciri khas: Badan lilin sangat pendek (hampir tidak ada, open = close) Sumbu atas (upper shadow) sangat panjang Sumbu bawah (lower shadow) sangat panjang Kedua sumbu biasanya jauh lebih panjang dibanding badan lilin Bayangkan sebuah lilin yang bentuknya seperti baling-baling atau tanda plus dengan lengan yang memanjang ke atas dan bawah....

Artikel menarik lainnya:

  1. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  2. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  5. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  6. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  7. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  8. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  9. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  10. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?

TradingView Chart - BTON