Update: Kamis, 30 April 2026

CCSI

PT. Communication Cable Systems Indonesia Tbk.

Rp 268
0.00%
Volume
461 lot
MA 5
268
MA 20
263
RSI
58.54
High
278
Low
260
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.07%
Support (10d)
252
Resistance (10d)
300
Volume Trend (10d)
+4.0%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
14.53 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 140 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CCSI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp252, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 268 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 308 - 335 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 255 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

Di antara berbagai metode analisis teknikal, sebagian besar hanya melihat apa yang terjadi: harga naik, harga turun, volume besar, volume kecil. Namun, ada satu metode yang mencoba menjawab mengapa itu terjadi dan siapa di baliknya. Metode itu adalah VSA (Volume Spread Analysis). Dikembangkan oleh Tom Williams, seorang trader yang menghabiskan lebih dari 30 tahun bekerja dengan para "pemain besar" (smart money) di pasar saham dan komoditas, VSA didasarkan pada premis sederhana namun revolusioner: setiap pergerakan harga yang signifikan pasti didahului oleh aktivitas para profesional. VSA tidak hanya mengukur volume dan harga, tetapi membaca hubungan antara keduanya untuk mengetahui apakah para pemain besar sedang mengakumulasi, mendistribusikan, atau sudah tidak aktif. Apa Itu VSA (Volume Spread Analysis)? Volume Spread Analysis adalah metode membaca aksi harga berdasarkan...

Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham

Dalam dunia analisa teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Dari sekian banyak pola yang ada, pola dua candlestick sering menjadi favorit karena kemudahan membacanya. Salah satu pola yang paling kuat dan cukup sering muncul adalah Tweezer Top. Apa itu Tweezer Top, bagaimana cara mengidentifikasinya, dan bagaimana strategi terbaik untuk meresponsnya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Apa Itu Pola Tweezer Top? Secara sederhana, Tweezer Top adalah pola candlestick bearish reversal (pembalik penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik. Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan sumbu atas (upper shadow) yang panjang dan kurang lebih berada di level harga yang sama. Nama "Tweezer" (penjepit) diambil dari bentuk visualnya yang mirip dengan dua ujung penjepit...

Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola grafik digunakan untuk mencari peluang beli. Ada kalanya seorang trader justru perlu mencari sinyal jual atau posisi short. Salah satu pola paling terkenal untuk mengidentifikasi kelanjutan tren turun adalah Bearish Flag. Apa Itu Bearish Flag? Bearish Flag adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga turun secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi atau koreksi kecil ke atas yang membentuk saluran menaik. Bentuknya menyerupai bendera terbalik, dengan tiang bendera mengarah ke bawah dan area bendera yang bergerak naik perlahan. Pola ini menunjukkan bahwa meskipun harga sempat “beristirahat” atau mencoba rebound, tekanan jual masih sangat dominan. Setelah fase konsolidasi selesai, harga kemungkinan besar akan melanjutkan tren turunnya. Karakteristik Pola Bearish Flag Untuk mengidentifikasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  2. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  3. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  4. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  5. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  6. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  7. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  8. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  9. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  10. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

TradingView Chart - CCSI