Update: Kamis, 30 April 2026

JAYA

PT. Armada Berjaya Trans Tbk.

Rp 135
-2.88%
Volume
366.874 lot
MA 5
137
MA 20
138
RSI
41.30
High
147
Low
132
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.24%
Support (10d)
129
Resistance (10d)
152
Volume Trend (10d)
-64.8%
Score
15
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
18.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.650 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JAYA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.24%. Area support terdekat berada di sekitar Rp129, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp152.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 123 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

Setelah mempelajari berbagai pola kelanjutan tren bullish, kini saatnya memahami sisi sebaliknya dari pasar yang sedang melemah. Bearish Pennant adalah pola teknikal yang wajib diketahui oleh trader yang ingin mengidentifikasi kelanjutan tren turun dengan tingkat akurasi tinggi. Apa Itu Bearish Pennant? Bearish Pennant adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga turun secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi yang membentuk segitiga simetris yang mengecil (converging triangle). Bentuknya menyerupai panji atau umbul-umbul terbalik yang runcing di ujungnya, dengan tiang bendera mengarah ke bawah. Pola ini mencerminkan pertarungan antara penjual dan pembeli setelah penurunan drastis. Para pembeli mencoba melakukan rebound, tetapi tekanan jual masih begitu kuat sehingga pergerakan naik semakin melemah dan akhirnya harga kembali jatuh. Karakteristik Pola Bearish Pennant...

Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang

Dalam analisa teknikal saham, Spinning Top adalah representasi sempurna dari keseimbangan kekuatan atau indecision. Memahami pola ini sama pentingnya dengan memahami pola reversal, karena Spinning Top sering menjadi "penanda" bahwa perubahan besar akan segera terjadi. Apa Itu Spinning Top? Secara visual, Spinning Top memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Tubuh (real body) Kecil (baik hijau maupun merah) Sumbu atas (upper shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Sumbu bawah (lower shadow) Panjang (minimal 2x panjang tubuh) Bentuk keseluruhan Simetris, seperti gasing yang berputar Nama lain: Spinning Top juga dikenal sebagai "High Wave" jika sumbu sangat panjang, atau "Neutral Doji" jika tubuh hampir tidak ada. Perbedaan utama dengan Doji: Doji: Tubuh hampir tidak ada (open ≈ close). Spinning Top: Tubuh kecil tapi jelas ada (open dan...

Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru

Dalam perjalanan sebuah saham, ada momen-momen penting ketika harga keluar dari masa stagnasi dan memulai babak baru. Momen itu seringkali ditandai oleh sebuah lompatan harga yang dramatis: sebuah celah kosong di chart yang tidak diisi oleh aktivitas perdagangan. Celah itu disebut Breakaway Gap. Ia adalah gap pertama yang muncul setelah periode konsolidasi atau pola pembalikan. Lebih dari sekadar lompatan biasa, breakaway gap adalah deklarasi resmi bahwa tren baru telah lahir. Trader yang bisa mengenali breakaway gap sejak dini memiliki keuntungan luar biasa. Mereka bisa masuk di awal tren, sebelum harga bergerak terlalu jauh, dan menikmati pergerakan besar yang mengikuti. Sebaliknya, trader yang melewatkan breakaway gap seringkali mengejar harga yang sudah terlalu tinggi—atau terjebak di arah yang salah. Apa Itu Breakaway Gap? Dalam analisis teknikal,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  2. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  3. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  4. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  5. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  6. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  7. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  8. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  9. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  10. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal

TradingView Chart - JAYA