Update: Kamis, 30 April 2026

CNKO

PT. Exploitasi Energi Indonesia Tbk.

Rp 59
0.00%
Volume
98.780 lot
MA 5
59
MA 20
59
RSI
53.85
High
59
Low
56
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.66%
Support (10d)
56
Resistance (10d)
67
Volume Trend (10d)
+4.2%
Score
65
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.81 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CNKO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.66%. Area support terdekat berada di sekitar Rp56, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp67.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 60 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 65 - 68 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 55 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar

Di antara berbagai jenis chart yang digunakan dalam analisis teknikal, sebagian besar berfokus pada harga dan waktu. Namun, ada beberapa chart "kuno" dari Jepang yang memiliki pendekatan sangat berbeda. Salah satunya adalah Kagi Chart. Berasal dari Jepang pada era perdagangan beras di abad ke-19, Kagi Chart (kadang disebut "hook chart") adalah saudara dari Renko Chart dan Point & Figure Chart. Namun, Kagi memiliki keunikan tersendiri: ia menggunakan ketebalan garis untuk menyampaikan informasi tentang sentimen pasar. Nama "Kagi" sendiri berarti "kunci" atau "hook" dalam bahasa Jepang, merujuk pada bentuk garis yang berbelok seperti kait. Apa Itu Kagi Chart? Kagi Chart adalah jenis chart yang mengabaikan waktu sepenuhnya dan hanya merekam pergerakan harga yang signifikan. Hasilnya adalah serangkaian garis vertikal yang berbelok (seperti kait) ketika harga...

Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang dinamai sesuai dengan hewan buas yang dikenal dengan kesabarannya dalam berburu – Alligator (Buaya). Indikator ini dikembangkan oleh Bill Williams, seorang trader legendaris yang juga menciptakan indikator lain seperti Awesome Oscillator dan Fractals. Alligator adalah indikator yang dirancang untuk membantu trader mengidentifikasi apakah pasar sedang "tidur" (sideways/ konsolidasi) atau "bangun" (trending/ bergerak). Konsepnya sederhana: seekor buaya yang tidur (garis-garis menyempit) akan segera bangun dan membuka mulutnya lebar-lebar (garis-garis melebar) untuk berburu korbannya – dalam hal ini, pergerakan harga yang kuat. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang indikator Alligator, mulai dari filosofi di baliknya, komponen garis-garis, cara membaca fase tidur dan bangun, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Indikator Alligator? Alligator adalah indikator teknikal yang terdiri...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  2. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  3. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  4. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  5. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  6. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  7. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  8. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  9. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  10. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

TradingView Chart - CNKO