Update: Kamis, 30 April 2026

GOLF

PT. Intra Golflink Resorts Tbk.

Rp 191
-1.04%
Volume
46.512 lot
MA 5
192
MA 20
197
RSI
40.43
High
194
Low
186
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.70%
Support (10d)
186
Resistance (10d)
210
Volume Trend (10d)
-40.3%
Score
15
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
5.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.732 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GOLF saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.70%. Area support terdekat berada di sekitar Rp186, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp210.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 177 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang indah secara visual namun mengancam bagi para pembeli. Pola itu adalah Evening Star (Bintang Senja). Seperti bintang yang muncul di senja hari sebelum malam tiba, pola ini menandakan bahwa "siang" tren naik akan segera berakhir dan "malam" tren turun akan segera datang. Jika Morning Star adalah sahabat trader bullish, maka Evening Star adalah mimpi buruk bagi mereka yang masih memegang posisi beli. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Evening Star, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Evening Star? Evening Star adalah pola pembalikan bearish (dari naik ke turun) yang terdiri dari tiga candlestick. Pola ini terbentuk di akhir tren naik (uptrend) dan dianggap sebagai...

Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola segitiga (triangle) yang meruncing. Namun, ada satu keluarga pola yang justru melakukan kebalikannya: melebar seiring waktu. Salah satu pola yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi mereka yang ingin menghindari jebakan di puncak pasar, adalah Rising Broadening Wedge (baji melebar yang mengarah ke atas). Pola ini adalah cerminan dari meningkatnya ketidakpastian dan perdebatan sengit di tengah tren naik, yang pada akhirnya berakhir dengan kehancuran bullish dan pembalikan bearish. Karakteristik Rising Broadening Wedge Rising Broadening Wedge adalah pola grafik yang terbentuk ketika harga bergerak dalam dua garis tren yang divergen (melebar) namun memiliki kecenderungan sama-sama mengarah ke atas. Dengan kata lain, harga membuat higher high dan lower low secara bersamaan, dengan amplitudo ayunan yang semakin besar,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  2. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  3. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  4. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  5. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  6. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  7. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  8. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  9. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  10. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian

TradingView Chart - GOLF