Update: Kamis, 30 April 2026

GRPH

PT. Griptha Putra Persada Tbk.

Rp 64
+1.59%
Volume
220.928 lot
MA 5
63
MA 20
59
RSI
69.57
High
67
Low
63
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.52%
Support (10d)
56
Resistance (10d)
70
Volume Trend (10d)
+344.2%
Score
95
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
14.29 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 43 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GRPH saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp56, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp70.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 64 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 74 - 80 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 61 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada harga dan volume. Mereka bertanya: "Di mana support dan resistance?" atau "Seberapa besar volume hari ini?" Namun, ada pertanyaan mendasar yang jarang diajukan: Kapan? Kapan harga cenderung naik? Kapan cenderung turun? Apakah ada pola waktu yang berulang? Inilah ranah Time Cycles (Siklus Waktu). Time Cycles adalah studi tentang pola-pola periodik dalam pergerakan harga yang terkait dengan waktu. Pendekatan ini didasarkan pada keyakinan bahwa perilaku manusia (termasuk trading) bersifat siklus dan berulang. Apa Itu Time Cycles? Time Cycles adalah metode analisis teknikal yang mempelajari pola-pola berulang dalam pergerakan harga berdasarkan interval waktu tertentu. Alih-alih bertanya "di mana harga akan pergi?", Time Cycles bertanya "kapan harga cenderung bergerak?" Filosofi dasar Time Cycles: Perilaku pasar tidak acak, tetapi mengikuti...

Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Ascending Triangle (bullish) dan Descending Triangle (bearish), kini saatnya mengenal pola segitiga yang paling netral namun paling sering muncul: Symmetrical Triangle. Symmetrical Triangle adalah pola yang unik karena ia tidak memihak arah tertentu. Ia bisa menjadi pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Inilah yang membuatnya menarik sekaligus menantang: ia memberikan peluang di kedua arah, tetapi trader harus sabar menunggu sinyal yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Symmetrical Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif untuk memanfaatkan kedua kemungkinan arah breakout. Apa Itu Symmetrical Triangle? Symmetrical Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline yang saling...

Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat

Dalam analisis teknikal saham, pola harmonic terus berkembang seiring waktu. Setelah mempelajari Gartley, Bat, Butterfly, Crab, dan Deep Crab, kini saatnya mengenal pola harmonic yang lebih baru namun sangat populer: pola Cypher. Pola Cypher ditemukan oleh Darren Oglesbee dan dipopulerkan oleh Mike Savage serta Tim West. Pola ini relatif lebih baru dibandingkan pola harmonic lainnya, tetapi dengan cepat menjadi favorit banyak trader karena akurasinya yang tinggi dan rasio risk-reward yang menarik. Yang membedakan Cypher dari pola harmonic lainnya adalah struktur internalnya yang unik, terutama pada posisi titik C dan rasio Fibonacci yang spesifik. Pola Cypher sering disebut sebagai "sandi rahasia" karena kemampuannya mengungkap titik pembalikan yang tidak terlihat oleh pola lain. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cypher (baik bullish maupun bearish),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  2. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  3. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  4. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  5. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  6. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  7. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  8. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  9. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  10. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

TradingView Chart - GRPH