Update: Kamis, 30 April 2026

SPTO

PT. Surya Pertiwi Tbk.

Rp 620
-3.13%
Volume
31.941 lot
MA 5
638
MA 20
651
RSI
16.67
High
645
Low
620
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.59%
Support (10d)
620
Resistance (10d)
655
Volume Trend (10d)
+42.9%
Score
45
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-3.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.7) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.296 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPTO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp620, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp655.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 620, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?

Dalam analisis teknikal, sebagian besar alat Fibonacci berfokus pada harga – di level mana support dan resistance berada, di mana target profit, di mana titik entry. Namun, ada satu alat Fibonacci yang berfokus pada aspek yang sama sekali berbeda: waktu. Alat itu adalah Fibonacci Time Zone. Jika retracement dan extension menjawab pertanyaan "di mana", maka Time Zone menjawab pertanyaan "kapan". Kapan harga kemungkinan akan berbalik arah? Kapan momentum penting kemungkinan akan terjadi? Fibonacci Time Zone didasarkan pada keyakinan bahwa waktu antar pergerakan harga yang signifikan cenderung mengikuti rasio Fibonacci. Meskipun tidak sepopuler retracement atau extension, alat ini memiliki basis pengguna yang loyal di kalangan trader yang percaya bahwa waktu adalah siklus, dan siklus dapat diprediksi. Apa Itu Fibonacci Time Zone? Fibonacci Time Zone adalah...

Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

Setelah mempelajari berbagai pola kelanjutan tren bullish, kini saatnya memahami sisi sebaliknya dari pasar yang sedang melemah. Bearish Pennant adalah pola teknikal yang wajib diketahui oleh trader yang ingin mengidentifikasi kelanjutan tren turun dengan tingkat akurasi tinggi. Apa Itu Bearish Pennant? Bearish Pennant adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga turun secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi yang membentuk segitiga simetris yang mengecil (converging triangle). Bentuknya menyerupai panji atau umbul-umbul terbalik yang runcing di ujungnya, dengan tiang bendera mengarah ke bawah. Pola ini mencerminkan pertarungan antara penjual dan pembeli setelah penurunan drastis. Para pembeli mencoba melakukan rebound, tetapi tekanan jual masih begitu kuat sehingga pergerakan naik semakin melemah dan akhirnya harga kembali jatuh. Karakteristik Pola Bearish Pennant...

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  2. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  3. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  4. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  5. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  6. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  7. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  8. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  9. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  10. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

TradingView Chart - SPTO