Update: Kamis, 30 April 2026

HRTA

PT. Hartadinata Abadi Tbk.

Rp 2.740
-0.72%
Volume
157.653 lot
MA 5
2.832
MA 20
2.704
RSI
61.54
High
2.850
Low
2.590
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.43%
Support (10d)
2.590
Resistance (10d)
3.150
Volume Trend (10d)
+6.5%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
4.18 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.934 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HRTA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.590, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 2.740 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 3.151 - 3.425 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 2.603 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick memiliki beragam nama yang unik dan mudah diingat. Salah satu pola yang tergolong sederhana namun sering disalahartikan oleh trader pemula adalah On-Neck Line. Pola ini termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), tetapi dengan karakteristik yang sangat spesifik. Keunikan On-Neck Line terletak pada posisi penutupan lilin kedua yang tepat berada pada level yang sama dengan penutupan lilin pertama—seolah-olah "menempel di leher". Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola On-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola On-Neck Line? On-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan. Namanya diambil dari posisi lilin kedua yang "menempel di leher"...

Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai indikator momentum seperti RSI, Stochastic, dan CCI, kini saatnya mengenal indikator yang sangat sederhana namun powerful: Williams %R (atau sering disebut Williams Percent Range). Williams %R dikembangkan oleh Larry Williams, seorang trader legendaris yang juga dikenal dengan berbagai kontribusinya dalam analisis teknikal. Indikator ini hampir identik dengan Stochastic Oscillator (Fast Stochastic), tetapi dengan satu perbedaan mendasar: Williams %R diplot dalam skala negatif (dari 0 hingga -100), sementara Stochastic diplot positif (0 hingga 100). Williams %R dirancang untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual), serta memberikan sinyal entry dan exit yang jelas. Karena kesederhanaannya, indikator ini sangat populer di kalangan trader pemula maupun profesional. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Williams %R, mulai dari...

Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga, volume, atau momentum. Namun, ada pendekatan lain yang tidak melihat data pasar sama sekali — melainkan melihat kalender. Pendekatan ini disebut Seasonal Pattern atau pola musiman, yang mempelajari kecenderungan pasar pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, bulan, atau bahkan hari. Pola musiman berakar pada keyakinan bahwa perilaku investor tidak sepenuhnya rasional. Faktor-faktor seperti liburan, bonus akhir tahun, hari besar keagamaan, dan perubahan musim dapat memengaruhi sentimen kolektif dan keputusan investasi. Bagi trader yang memahami pola ini, musim dapat memberikan "edge" statistik yang berharga. Karakteristik Seasonal Pattern Seasonal Pattern adalah studi tentang kinerja historis pasar pada periode-periode tertentu yang berulang setiap tahun. Pola ini dapat bersifat global, regional, atau bahkan spesifik untuk satu negara. Jenis-jenis Seasonal Pattern:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  2. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  3. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  4. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  5. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  6. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  7. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  8. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  9. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  10. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - HRTA