Update: Kamis, 30 April 2026

IDPR

PT. Indonesia Pondasi Raya Tbk.

Rp 302
-0.66%
Volume
1.066 lot
MA 5
305
MA 20
305
RSI
45.45
High
306
Low
300
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.64%
Support (10d)
300
Resistance (10d)
310
Volume Trend (10d)
-24.5%
Score
25
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-1.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (45.5)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IDPR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp310.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 285 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga

Setelah mempelajari Gann Angles dan Gann Fan, kita memasuki alat ketiga dari trinitas metode Gann: Gann Grid. Jika Gann Angles adalah tentang garis diagonal dan Gann Fan adalah tentang kumpulan sudut, maka Gann Grid adalah tentang kotak – jaring-jaring geometris yang membagi ruang waktu dan harga menjadi sel-sel yang terukur. Gann Grid (juga dikenal sebagai Gann Square atau Gann Box) mungkin adalah alat Gann yang paling visual dan paling mudah dipahami secara intuitif. Ia menciptakan struktur kotak-kotak di atas chart, di mana setiap kotak memiliki ukuran yang sama dalam hal rasio waktu terhadap harga. Apa Itu Gann Grid? Gann Grid adalah alat analisis teknikal yang membagi chart menjadi sel-sel berbentuk persegi (atau persegi panjang) berdasarkan rasio tertentu antara waktu dan harga. Grid ini digambar...

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai

Dalam analisis teknikal saham, pola harmonic memiliki berbagai bentuk yang kompleks – Gartley, Bat, Butterfly, Crab, dan seterusnya. Namun, di balik semua kompleksitas itu, terdapat satu pola yang menjadi fondasi dari semua pola harmonic lainnya: pola AB=CD. AB=CD adalah pola harmonic yang paling sederhana dan paling mendasar. Ia merupakan "batu bata" pembangun dari pola-pola harmonic yang lebih kompleks. Seorang trader harmonic pemula wajib menguasai pola AB=CD sebelum mempelajari pola lainnya. Pola ini dinamakan AB=CD karena memiliki dua kaki (leg) yang panjangnya sama: dari A ke B dan dari C ke D, dengan hubungan Fibonacci yang spesifik di antara mereka. Pola ini mengajarkan konsep dasar tentang simetri dan rasio Fibonacci dalam pergerakan harga. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola AB=CD (baik bullish maupun...

Artikel menarik lainnya:

  1. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  2. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  3. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  4. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  5. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  6. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  7. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  8. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  9. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  10. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami

TradingView Chart - IDPR