Update: Kamis, 30 April 2026

IKPM

PT. Ikapharmindo Putramas Tbk.

Rp 204
0.00%
Volume
1.460 lot
MA 5
204
MA 20
210
RSI
38.46
High
212
Low
195
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.28%
Support (10d)
195
Resistance (10d)
228
Volume Trend (10d)
-13.3%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-4.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -181 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IKPM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp195, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp228.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 185 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator dirancang untuk mengikuti harga atau mengukur momentum setelah pergerakan terjadi. Namun, ada satu indikator yang unik karena ia mengukur berapa lama harga telah mencapai titik tertinggi atau terendah dalam periode tertentu. Indikator itu adalah Aroon. Aroon dikembangkan oleh Tushar Chande pada tahun 1995. Nama "Aroon" berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "fajar" atau "awal dari sesuatu". Nama ini dipilih karena indikator ini dirancang untuk mendeteksi awal dari sebuah tren baru – seperti fajar yang menandai awal dari hari baru. Aroon berbeda dari indikator lain karena ia tidak menggunakan harga penutupan (close) secara langsung. Ia hanya menghitung berapa lama sejak harga mencapai titik tertinggi (high) dan titik terendah (low) dalam periode tertentu. Semakin baru titik ekstrem tersebut, semakin...

Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Gartley, Bat, dan Butterfly, kini saatnya mengenal pola harmonic yang paling ekstrem di antara semuanya: pola Crab atau pola Kepiting. Pola Crab ditemukan dan dipopulerkan oleh Scott Carney, seorang ahli pola harmonic terkemuka. Pola ini dinamakan "Crab" (kepiting) karena bentuknya yang menyerupai kepiting dengan capit-capit yang menjulur ke luar. Namun, alasan lain di balik namanya adalah karena pola ini "mencapit" trader yang tidak waspada dengan pergerakan harga yang sangat ekstrem. Yang membedakan Crab dari pola harmonic lainnya adalah posisi titik D yang sangat ekstrem – berada di level 161.8% dari XA. Ini bahkan lebih ekstrem daripada Butterfly (127.2%). Titik D pada pola Crab berada sangat jauh di luar titik X, menandakan bahwa harga telah bergerak dalam kondisi yang...

Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menggambarkan pertarungan psikologis antara pembeli dan penjual. Salah satu pola yang secara visual paling jelas menggambarkan "pertarungan sengit" ini adalah Counterattack Line. Pola ini unik karena kedua lilin memiliki panjang yang hampir sama tetapi dengan arah yang berlawanan, dan yang terpenting: penutupan kedua lilin berada pada level yang sama. Ini seperti dua petinju saling mendaratkan pukulan keras dan berakhir dengan skor imbang di akhir ronde. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola Counterattack Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola Counterattack Line? Counterattack Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern). Namanya diambil dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  2. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  3. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  4. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  5. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  6. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  7. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  8. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  9. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  10. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan

TradingView Chart - IKPM