Update: Kamis, 30 April 2026

LMAX

PT. Lupromax Pelumas Indonesia Tbk.

Rp 168
+1.20%
Volume
12.206 lot
MA 5
170
MA 20
164
RSI
54.35
High
168
Low
153
Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.06%
Support (10d)
153
Resistance (10d)
189
Volume Trend (10d)
-79.9%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -140 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LMAX saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.06%. Area support terdekat berada di sekitar Rp153, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp189.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 189 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 208, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 153 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel Teknikal Analisis

One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari

Ada saat-saat di pasar saham ketika Anda melihat sebuah candle yang begitu aneh dan mencolok sehingga membuat Anda bertanya-tanya: "Apa yang sebenarnya terjadi hari ini?" Candle tersebut mungkin dibuka dengan kuat, mencapai level tertinggi baru, lalu tiba-tiba berbalik dan ditutup di level terendah (atau sebaliknya). Itulah yang disebut One-Day Reversal, atau lebih dikenal sebagai Key Reversal Day. Pola ini dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan arah paling kuat dalam analisis teknikal. Tidak seperti pola reversal lainnya yang membutuhkan dua atau tiga candle, Key Reversal Day hanya membutuhkan satu sesi perdagangan untuk mengubah sentimen pasar secara drastis. Jika Anda bisa mengenali pola ini, Anda akan memiliki kemampuan untuk mendeteksi titik balik pasar pada hari yang sama ketika titik balik itu terjadi. Apa Itu One-Day Reversal...

Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga, volume, atau momentum. Namun, ada pendekatan lain yang tidak melihat data pasar sama sekali — melainkan melihat kalender. Pendekatan ini disebut Seasonal Pattern atau pola musiman, yang mempelajari kecenderungan pasar pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, bulan, atau bahkan hari. Pola musiman berakar pada keyakinan bahwa perilaku investor tidak sepenuhnya rasional. Faktor-faktor seperti liburan, bonus akhir tahun, hari besar keagamaan, dan perubahan musim dapat memengaruhi sentimen kolektif dan keputusan investasi. Bagi trader yang memahami pola ini, musim dapat memberikan "edge" statistik yang berharga. Karakteristik Seasonal Pattern Seasonal Pattern adalah studi tentang kinerja historis pasar pada periode-periode tertentu yang berulang setiap tahun. Pola ini dapat bersifat global, regional, atau bahkan spesifik untuk satu negara. Jenis-jenis Seasonal Pattern:...

Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu

Di era digital dengan chart berwarna-warni dan puluhan indikator, ada satu metode analisis teknikal yang terlihat "kuno" namun tetap digunakan oleh trader profesional hingga hari ini. Metode ini tidak menggunakan candlestick, tidak memiliki sumbu waktu, dan hanya terdiri dari dua huruf: X dan O. Metode itu adalah Point and Figure (P&F) Chart. Dikembangkan pada akhir abad ke-19, Point and Figure adalah salah satu metode analisis teknikal tertua yang masih relevan. Ia digunakan oleh trader legendaris seperti Charles Dow (pendiri Dow Jones) dan Jesse Livermore (trader terhebat sepanjang masa). Bahkan hingga saat ini, banyak hedge fund dan trader institusional masih mengandalkan P&F untuk mengidentifikasi level supply dan demand murni. Apa Itu Point and Figure Chart? Point and Figure Chart adalah jenis chart yang hanya mencatat...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  2. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  3. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  4. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  5. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  6. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  7. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  8. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  9. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  10. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

TradingView Chart - LMAX